admin

About the author

Pelatihan Hipnoterapi

Artikel

Mencari Pelatihan Hipnoterapi Terbaik

Pelatihan Hipnoterapi mulai digandrungi oleh banyak pihak. Alasan mereka mengikuti pelatihan hipnoterapi bervariasi – ada yang ingin menjadikannya hipnoterapi sebagai profesi, ada yang menggunakan hipnoterapi untuk melakukan terapi atau membesarkan anak-anak mereka, ada yang ikut pelatihan hipnoterapi untuk melepaskan mental-mental blok dirinya atau ikut pelatihan hipnoterapi supaya bisa menggunakan teknik-teknik hipnosis dalam trainingnya dan masih banyak lagi alasan lainnya.

Pelatihan Hipnoterapi dengan sertifikasi dari NGH, USA membuka peluang kepada berbagai pihak untuk bisa serius terjun di bidang ini. Sangat vital bagi Anda yang ingin belajar hipnoterapi mengikuti pelatihan yang mengeluarkan sertifikat NGH dari USA. Sertifikasi internasional ini membuat Anda terdaftar sebagai hipnoterapis berskala internasional dan diakui di dunia.

Siapa saja yang bisa Anda Bantu sebagai Hipnoterapis?

Banyak orang termotivasi mengikuti pelatihan hipnoterapi supaya bisa membantu diri sendiri, keluarga, suami/istri, anak-anak, sahabat atau klien. Sebagai hipnoterapis, Anda bisa membantu diri sendiri atau orang lain untuk mendapatkan kehidupan yang Anda inginkan, melepaskan mental-mental blok yang menghambat kebahagiaan dan kesuksesan, melepaskan trauma-trauma masa lalu, melepaskan luka batin atau kepahitan hidup, melepaskan kebiasaan buruk atau mengurangi sakit.

Jika Anda mengikuti pelatihan hipnoterapi yang berkualitas maka Anda akan diajarkan berbagai teknik advance yang membuat Anda bisa melakukan terapi regresi – yaitu teknik yang paling powerful dalam hipnoterapi.

Anda juga bisa menggunakan teknik-teknik terapetik hipnoterapi untuk meningkatkan kualitas olah ragawan, bisnis atau pendidikan dan penyembuhan psikologis.

Ada berapa tingkatan dalam Pelatihan Hipnoterapi?

Secara garis besar ada tiga tingkatan dalam pelatihan hipnoterapi, yaitu: tingkat basic, tingkat intermediate dan tingkat advance.

Di tingkat dasar, Anda akan diajarkan bagaiman melakukan hipnosis kepada subjek. Lalu Anda diajarkan manajemen sugesti, yaitu untuk memasukkan sugesti-sugesti positif ke alam bawah sadar Anda atau orang lain.

Di tingkat dasar ini Anda belum menguasai teknik-teknik hipnoterapetik yang merupakan hal vital sebagai seorang hipnoterapis.

Di tingkat intermediate, Anda akan diajarkan berbagai teori yang mendasari teknik-teknik hipnoterapetik. Di sini Anda mulai sangat menguasai tentang pikiran dan cara kerja pikiran itu sendiri supaya Anda bisa mengendalikannya untuk kebahagiaan dan kesuksesan diri sendiri dan orang lain.

Di tingkat advance, Anda akan diajarkan begitu banyak teknik-teknik hipnoterapetik. Biasanya di tingkat advance ini para guru hipnoterapi akan mengeluarkan jurus-jurusnya masing-masing. Di dalam pelatihan hipnoterapi 100 jam di Nathalia Institute, Nathalia Sunaidi mengeluarkan teknik hipnoterapetik berdasarkan pengalaman hipnoterapinya kepada ribuan klien – yang disebut Wisdom Therapy.

Ikut pelatihan hipnoterapi atau belajar sendiri?

Pertanyaan di atas tentunya juga menjadi pertanyaan Anda. Untuk belajar hipnoterapi banyak sekali buku-buku atau informasi yang bisa Anda dapatkan. Satu kunci penting dalam belajar hipnoterapi adalah Anda perlu praktek di bawah bimbingan langsung seorang pengajar hipnoterapi. Buku-buku tidak bisa mengajarkan Anda berbagai teknik-teknik terkini. Hal itu karena keterbatasan kata-kata dalam mendeskripsikan berbagai teknik hipnoterapetik yang tergolong advance. Juga belajar dari buku tidak membuat Anda seorang hipnoterapis bersertifikat.

Salah satu standarisasi dasar menjadi seorang hipnoterapis yang professional adalah mengikuti pelatihan hipnoterapi 100 jam dengan tatap muka. Jangan pernah mendaftar di pelatihan hipnoterapi yang menyatakan bisa mengajarkan hipnoterapi secara cepat – itu tidak akan berhasil dan sia-sia!

Anda butuh diakreditasi dari asosiasi hipnoterapi internasional!

Salah satu hal vital adalah sertifikasi Anda sebagai hipnoterapis diakui secara internasional. NGH (National Guild of Hypnotists) merupakan asosiasi hipnosis yang terbesar dan tertua di dunia. Dengan mendapatkan sertfikasi dari NGH, USA, Anda terdaftar sebagai hipnoterapis secara internasional.

Dengan tergabung dengan asosiasi hipnosis internasional membuat Anda terus terkoneksi dengan berbagai info dan teknik-teknik terkini di bidang hipnoterapi.

Pilihlah pelatihan hipnoterapi yang berkualitas!

Salah satu bahaya dari hipnoterapi adalah seorang hipnoterapis yang tidak berkualitas. Menjadi seorang hipnoterapis membuat Anda bisa menolong diri sendiri dan orang lain. Seorang hipnoterapis akan melakukan pemrogaman ulang di alam bawah sadar kliennya. Dan ini adalah hal yang serius. Seorang hipnoterapis yang ecek-ecek tidak menguasai abreaksi (luapan histeris seorang klien karena luka batin yang dalam) dan dia tidak dibekali tenik hipnoterapetik yang advance. Sehingga itu malah bisa membahayakan dan memasukkan trauma baru di alam bawah sadar diri Anda atau klien.

Karena itu sangatlah penting untuk mendaftar di pelatihan hipnoterapi yang berkualitas dari seorang pengajar yang juga secara nyata menangani klien setiap hari. Ini supaya pengajar tersebut tidak hanya mengajarkan Anda teori hipnoterapi melainkan mengajarkan Anda hipnoterapi in actions!

NLP

Artikel

Apakah NLP?

 

NLP merupakan singkatan dari Neuro-Linguistic Programming.NLP mempelajari hubungan antara cara kita berpikir (Neuro), berkomunikasi secara verbal atau non verbal (linguistik) dan berperilaku (pemograman).

Jika anda ingin mempelajari bagaimana mengelola pikiran dan perasaan anda sehingga selalu dalam kondisi prima serta bagaimana berkomunikasi dengan orang lain secara efektif, NLP dapat membantu anda.

NLP diciptakan oleh Richard Bandler dan John Grinder. Mereka mulai melakukan penelitian tentang NLP di sekitar tahun 1974.Dari penelitian itu mereka berhasil mengabungkanilmu perilaku dan kognitif. Model linguistik yang mereka ciptakan mengacu kepada pola bahasa yang di temukan oleh Milton Erickson, tokoh dalam hipnoterapi moderen. Sampai hari ini, NLP terus berkembang dan dikembangkan disbanding 20 tahun lebih yang  lalu, sejak pertama kali ditemukan.

NLP dapat membantu anda dalam banyak hal.Hal seperti merokok, menggigit kuku, sampai mengompol bisa disembuhkan dengan NLP.Selain itu NLP juga membantu hal-hal yang berhubungan dengan perilaku atau kebiasaan, seperti gelisah, menurunkan berat badan dan masih banyak lagi.

Dengan NLP, anda dapat meningkatkan cara anda berpikir dan merasa.NLP telah banyak digunakan para atlet, perusahaan-perusahaan besar, bahkan Angkatan Darat Amerika untuk meningkatkan produktivitas dan efesiensi.Dengan menguasai teknologi ini Anda dapat menggunakannya untuk keuntungan Anda baik dalam kehidupan pribadi dan profesional.

NLP mencakup tiga area utama yaitu modelling, submodalities, dan teknik. Salah satu inti utama dari NLP adalah modeling.Dengan melakukan pemodelan bagaimana orang sukses menjalankan tugas, seperti Milton Erikson, orang biasa bisa lebih cepat unggul dalam aktivitas tertentu.

Area utama lain dari NLP adalah submodalities. Semua indera kita dapat dibagi menjadi submodalities. Sebagai contoh jika Anda memvisualisasikan gambar di kepala Anda, gambar yang muncul apakah berwarna atau hitam putih? Apakah gambar  dekat atau jauh? Dengan mengubah submodalities Anda dapat mengubah pengaruh gambar tersebut kepada anda. Sebagai contoh untuk meningkatkan intensitas gambar tersebut, anda bisa membuat gambar menjadi berwarna dan dengan dengan wajah anda.

Area yang ketiga adalah teknik. Ada ratusan teknik, banyak dari teknik ini  yang mudah untuk dipelajari dan dapat Anda gunakan segera. Salah satu tehnik NLP yang terkenal adalah Fast Phobia Cure, bagaimana menghilangkan fobia dalam hitungan menit.Saya akan membicarakan tehnik NLP lebih jauh di artikel berikutnya.

Past Life

Produk

Buku Journey to the Past Change the Future

SUDAH TERBIT! Dapatkan buku ini di toko buku kesayangan anda!

Journey to the Past Change the Future

Journey to the Past Change the Future

Buku yang luar biasa ini mampu menyibak potensi terapi regresi kehidupan lampau dalam penyembuhan “mind, body and soul”. Nathalia Sunaidi, seorang hipnoterapis yang telah melakukan terapi regresi kehidupan lampau kepada ribuan kliennya, memaparkan kisah nyata kehidupan-kehidupan lampau dari sesi praktek hipnoterapinya dengan para klien. Dalam kondisi hipnosis, para kliennya memasuki berbagai kehidupan lampau mereka. Dengan gamblang mereka menceritakan pengalamannya menjalani kehidupan-kehidupan di masa lampau, merasakan proses kematian dan menemukan jawaban mengapa jiwa mereka kembali lagi di kehidupan ini.

Dalam kondisi hipnosis, 20 orang klien memasuki kembali berbagai kehidupan lampau mereka. Dengan membaca kisah-kisah nyata kehidupan lampau mereka yang sangat luar biasa, Anda bisa membaca tentang: Soulmates yang telah mengembara bersama dalam berbagai kehidupan lampau mereka dan bersatu kembali di kehidupan ini. Orang-orang hebat dari kehidupan lampau yang kembali lagi di kehidupan ini untuk menyelesaikan misi mereka. Orang-orang yang mengalami mimpi-mimpi yang berulang yang merupakan pesan yang belum selesai dari kehidupan lampaunya. Orang-orang yang memiliki simptom penyakit fisik bisa menelusuri penyebab penyakit mereka di kehidupan lampau dan mengalami penyembuhan melalui terapi regresi kehidupan lampau. Pembayaran karma dari kehidupan lampau dalam ikatan suami dan istri. Dan masih banyak lagi…

Testimoni

Video

Testimoni

Video

Testimoni

Video

Buku Journey to My Past Lives

Produk

 

Journey to My Past Lives

Journey to My Past Lives

Sadarkah Anda, kehidupan lalu menyimpan harta karun yang tak ternilai? Dengan metode hipnoterapi Anda dapat melakukan perjalanan spiritual dan menyelami misteri reinkarnasi (kehidupan lalu) Anda. Buku ini menyuguhkan kisah-kisah fantastis sebagai hasil perjalanan reinkarnasi penulisnya. Buku ini akan membantu Anda menyelami kehidupan lalu serta menemukan jati diri Anda. Inilah buku yang selama ini Anda cari-cari. Pasti memikat Anda!

 

RINGKASAN ISI BUKU

Journey to My Past Lives adalah buku yang berisi 12 kisah hasil penelusuran kehidupan lalu Nathalia Sunaidi, seorang hipnoterapis muda berbakat, dengan menggunakan metode hipnoterapi. Dalam penelusuran tersebut, akhirnya ia mengetahui bahwa dirinya pernah hidup sebagai biku Jing Un, nelayan di Thailand, jadi budak kulit hitam di Kalifornia, laki-laki Indian, sebagai putri orang Belanda, pernah hidup
di Colorado, dll.

Yang paling menarik, ternyata kehidupan lalu tersebut mempunyai kaitan (koneksi) yang kuat dengan kehidupan Nathalia yang sekarang. Dari penulusuran itulah, ia mendapat pemahaman akan hukum sebab akibat, serta mendapatkan banyak pelajaran berharga yang bisa meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan merevolusi pikirannya.

Nah, buku ini hendak mengajak orang untuk mengenali kehidupan lalu mereka, dan mengambil pelajaran dari dalamnya. Dengan bantuan seorang hipnoterapis, atau tekun berlatih sendiri dengan bimbingan buku ini, siapa saja bisa masuk ke kehidupan lalu yang sungguh menakjubkan.

PENGANTAR ROMY RAFAEL

Apakah itu Past Life Regression?

Apakah Anda percaya dengan reinkarnasi?

Apakah Anda percaya jika Anda adalah orang lain?

Apakah Anda dulunya memiliki kehidupan sebelum kehidupan ini?

Dari beberapa pertanyaan di atas, pertanyaan yang paling penting sesungguhnya adalah, bagaimana Past Life Regression (PLR) dapat membantu Anda?

Reinkarnasi adalah kepercayaan yang banyak dipercayai dan dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Dan, semua kepercayaan tersebut memiliki dampak yang positif, yang dapat dimanfaatkan untuk
proses penyembuhan di dalam suatu terapi.

Banyak sekali orang mencari jalan dan cara untuk mengetahui siapa, apa, dan bagaimana kehidupan mereka sebelum kehidupan yang sekarang. Nah, sedikit banyak buku ini akan mencoba menjawab tentang
pertanyaan kompleks di atas.

Dan, sebagian besar dari Anda mungkin tidak akan percaya dengan Past Life Regression. Tapi, sebagian orang juga percaya bahwa jikalau kita meninggal, maka jiwa kita akan berlanjut menempati tubuh yang berbeda.

Dalam budaya berbagai bangsa di belahan dunia ini, banyak sekali diceritakan tentang kehidupan lalu dalam mitologi-mitologi mereka. Makanya tercipta suatu ide dan konsep, bahwa setelah kematian ada sesuatu yang indah, yaitu jiwa kita akan terus hidup di alam kehidupan lainnya sebagai orang yang berbeda.

Itu artinya, setelah kita meninggal, jiwa kita tetap berlanjut menempati tubuh yang berbeda-beda. Sampai akhirnya nanti, tubuh atau wadah biologis yang ditempati tersebut menjadi tua dan sudah tidak layak lagi untuk ditempati.

Jika hal ini terjadi, maka jiwa yang ada di dalamnya akan meninggalkan tubuh tersebut untuk kembali lagi menempati tubuh baru yang berbeda. Dan, siklus ini terus terjadi sampai akhir zaman. Menurut mitologi yang ada, hal ini terjadi agar jiwa yang ada di dalamnya dapat terus belajar dan berkembang dalam setiap kehidupan baru yang dialaminya. Hal ini terjadi untuk satu tujuan, yaitu memperoleh jiwa yang lebih baik dari sebelumnya.

Mungkin, Anda membaca buku ini karena Anda atau orang yang Anda kenal percaya terhadap kehidupan sebelum kehidupan yang sekarang. Saat ini, ada cara yang unik untuk mengetahui kehidupan lalu Anda. Percaya atau tidaknya Anda terhadap kehidupan lalu ini, saya sarankan supaya Anda membuka pikiran terlebih dahulu, dan kemudian mengeksplorasi buku Nathalia Sunaidi ini dengan pikiran terbuka.

Romy Rafael

Hypnotherapist

www.romyrafael.com

PUJIAN UNTUK BUKU INI

“Buku ini cenderung kontroversial. Tidak semua pihak—bahkan mungkin
tidak banyak—orang yang bisa memahami, apalagi menerima jalan pikiran
Nathalia. Namun, buku ini mampu menggoda pikiran kita untuk mencari
jawaban atas pertanyaan: siapakah aku ini?”

Andy F. Noya

Pemimpin Redaksi Metro TV dan Host Kick Andy

“Petualangan ke dunia masa lampau memang bukan sesuatu yang gampang
dimengerti atau dijalani oleh setiap manusia. Tetapi, hal itu bukan
berarti sesuatu yang tidak ada atau tidak bisa dilakukan. Mengetahui
masa lalu untuk kebaikan adalah baik adanya. Tetapi, jauh lebih penting
bila pengetahuan masa lalu itu bisa menjadi landasan untuk berjuang
meraih keberhasilan di masa depan. Dibutuhkan kejernihan hati dalam
menyimak buku Journey to My Past Lives ini agar dapat memperoleh pengetahuan dan manfaat yang positif dari petualangan masa lampau Nathalia yang luar biasa ini.”

Andrie Wongso

Motivator dan Penulis Buku-buku Bestseller

“Jendela-jendela yang sesekali dapat membuka, baik dari kehidupan
lampau maupun masa datang, patut dimaknai sebagai elemen yang
memperkaya kehidupan spiritualitas kita hari ini. Tidak terpaku dan
terikat padanya, melainkan belajar melaluinya. Eksplorasi Nathalia
merupakan bukti bahwa waktu sesungguhnya sirkular. Dan, linearitas
merupakan ilusi yang memungkinkan permainan bernama Hidup ini berlaku.”

Dewi Lestari

Penulis Serial “Supernova”

“Aku menemukan sesuatu yang membuat aku takjub. Memasuki masa lalu
dapat menjadi sebuah perjalanan spiritual yang mengagumkan dan penuh
makna. Sebuah perjalanan yang menguatkan mental dan merevolusi pikirian
ke arah yang lebih baik.”

Ade Tri Marganingsih

Redaktur Pelaksana MATABACA

“Buku istimewa dan berharga yang dapat meningkatkan level kesadaran kita menuju pencerahan spiritual.”

Adi W. Gunawan

The Re-Educator & Mind Navigator dan Penulis Bestseller

“Hypnosis: The Art of Subconscious Communication”

Self discovery! Sering kali pandangan kita mengenai diri
sendiri sangat berbeda dengan pandangan orang lain mengenai diri kita.
Dari buku ini, kita diajak belajar mengetahui siapa diri kita
sesungguhnya. The minute you surrender, you might just get exactly what
you looking for. Highly recommended for your journey to find the
purpose of your life.”

Alexandra Dewi

Managing Director Sun Hope Indonesia

Co-Author “I Beg Your Prada”

“Buku ini sangat menarik karena membuka jalan bagi Anda untuk mengenali potensi diri sendiri.”

Andrea Hirata

Penulis Novel Tetralogi “Laskar Pelangi”

“Setiap jiwa sejujurnya sedang bertumbuh. Dan masa lalu lengkap
dengan dinamikanya, sejauh bisa mengolahnya, adalah bahan-bahan
pertumbuhan yang mengagumkan.”

Gede Prama

Penulis 22 Buku Inspirasi

Journey to My Past Lives menawarkan pengalaman membaca
yang tidak biasa. Nathalia akan mengajak Anda berpetualang ke
lorong-lorong hidup Anda yang paling rapat dan tersembunyi sekalipun.
Bersiaplah!”

Jessica Huwae

Penulis “Soulmate.com” dan Managing Director SPICE!

“Perjalanan ke kehidupan lampau memberikan sebuah refleksi
konstruktif dan korektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia
itu sendiri. Banyak hal yang dapat diperbaiki dan disempurnakan setelah
menyaksikan ‘video kehidupan masa lalu itu’. Nathalia telah menuliskan
transkrip video kehidupan lampaunya yang menarik itu untuk menjadi
bahan renungan buat kita dengan satu pesan tunggal bahwa, kehidupan
lampau itu ada dan nyata adanya. Galilah video Anda dengan panduan buku
ini!”

Ponijan Liaw

Penulis Buku Bestseller “The Art of Communication that Works”

dan Penulis Pendamping “Simplify Your Life with Zen”

“Buku ini lain daripada yang lain. Baru pertama kali di Indonesia.
Dalam menulis pengalaman regresinya, Nathalia tidak sekadar
menyampaikan reportase, tapi juga mampu menangkap makna pembelajaran
dalam setiap babak kehidupan lalunya. Terlebih lagi hal ini dia lakukan
sendiri melalui auto-hypnosis. Tentu saja, ini harus dilandasi dengan
keberanian untuk mau melihat sisi negatif pada dirinya. Hanya mereka
yang berbekal kesadaran spiritual yang tinggi sajalah yang bisa
melakukannya. Selamat dan sukses!”

Sumarsono Wuryadi, LRM

Counsellor & Holistic Therapist

Saraswati Inner Studies & Klinik Sanjiwani

Relationship Therapy untuk Si Otak Kanan

Artikel

Selama tiga hari berturut-berturut ini saya kedatangan klien yang menjadi korban suami yang terlalu otak kiri.

Dua hari lalu klien saya adalah seorang istri yang berusia 80 tahun. Setiap kali dia mendengar suara suaminya, dia akan terkena panik. Jantungnya berdetak kencang dan langsung sakit maag. Dia sangat tertekan sampai-sampai di malam hari sering muncul pikiran untuk keluar dari rumahnya dengan membawa tas. Katanya kalau dia tidak ingat Tuhan, dia sudah mengikuti pikiran itu. Dan bisa-bisa dia menjadi orang gila yang berjalan tanpa arah di jalanan.

Kemarin, klien saya adalah seorang istri yang berusia 50 tahun. Dia tidak bisa lagi disentuh oleh suaminya. Dia merasa muak dan mau marah setiap kali suaminya menyentuhnya. Hal itu membuat suaminya marah besar karena si istri tidak mau lagi diajak berhubungan suami istri.

Hari ini, klien saya adalah seorang istri yang kira-kira berusia 30 tahun. Alasan dia datang ke sesi hipnoterapi saya karena dia merasa tidak bahagia dalam perkawinannya. Dia merasa hambar dan bosan hidup. Walah… walah… setelah saya terapi dengan Wisdom Therapy®, ternyata dia menjadi menderita karena suaminya yang sangat otak kiri.

Pembaca, mungkin Anda bertanya-tanya ada apa dengan si otak kiri dan otak kanan dalam hubungan perkawinan. Jawabannya, bisa menjadi bencana yang meretakkan rumah tangga bila tidak tahu cara komunikasi di antara mereka. Banyak pasangan suami istri yang datang ke sesi hipnoterapi saya untuk bercerai. Ya, mereka bilang mereka jadi bercerai atau tidak tergantung dari sesi tersebut. Wah, saya jadi sport jantung! Tapi, setelah dibicarakan ternyata masalah mereka hanya karena yang satu otak kiri habis dan yang satunya otak kanan habis.

Pembaca, jika Anda sedang melakukan terapi dengan pasangan suami istri yang sedang bertengkar maka Anda perlu memisahkan mereka. Jika tidak, ruangan terapi Anda akan menjadi seperti konser musik rock – penuh teriakan. Karena itu saya meminta si istri duluan yang masuk ke ruang terapi. Saya menuliskan pembicaraan ini supaya Anda bisa paham tentang si otak kiri dan otak kanan. Si istri bercerita kalau suaminya sudah cinta lagi kepadanya. “Dia sudah tidak pernah lagi bilang ‘I love you’ ke saya. Sudah jarang memegang tangan dan memeluk mesra. Puncaknya, di ulang tahun perkawinan kami, dia memberi saya hadiah dengan melemparnya ke meja makan. Kemudian dia langsung tidur. Perkawinan kami sudah hambar. Saya mau cerai.” Lalu saya minta suaminya yang gantian masuk. Si suami bercerita kalau istrinya sudah tidak menghargainya lagi. “Dia selalu bilang saya tidak lagi mencintainya. Saya masih mencintainya, buktinya saya masih menikahinya. Jika tidak cinta, kan saya sudah ceraikan. Saya berminggu-minggu lembur supaya bisa membelikan dia cincin berlian. Tapi ketika saya kasih, dia malah menangis dan minta cerai. Saya pusing.”

Kemudian, suami istri itu saya jelaskan tentang komunikasi otak kiri dan kanan. Jelas sekali si suami adalah otak kiri habis dan si istri adalah otak kanan habis. Pembaca, si otak kanan membutuhkan pasangannya mengatakan ‘I love you’ secara berkala. Dia butuh disentuh, dibelai dan dipeluk mesra. Jika tidak, maka dia akan merasakan hambar. Si istri klien saya mengatakan kepada suaminya, “Saya lebih memilih kamu membelikan saya bunga mawar yang harganya lima ribu perak tapi kamu memberinya dengan kata-kata indah dan pelukan. Dibandingkan kamu berikan saya cincin berlian tapi kamu lemparkan ke meja makan.” Si suami menjawab, “Kamu tidak menghargai usaha saya. Saya memberikan hidup saya untuk bekerja keras menafkahi kamu. Saya lembur untuk beli cincin berlian. Tapi kamu lebih mau bunga seharga lima ribu perak.” Keduanya saling mencitai tapi terus saling menyakiti hanya karena perbedaan komunikasi otak kiri dan otak kanan.

Pembaca, inilah ciri khas si otak kiri:

  • Katanya-katanya tanpa basa basi sehingga cenderung terdengar kasar. Itu terjadi karena dia tidak begitu memakai hati. Tapi cenderung memakai logika. Contoh, “Kamu terlihat gendut memakai baju itu. Cepat ganti!” 
  • Menunjukkan cinta dengan kerja keras atau melakukan kewajiban dengan baik. Bukan dengan kata-kata mesra. 
  • Kurang bisa romantis tapi cenderung praktis. Contoh: Tidak membelikan bungan mawar tapi malah membelikan mesin cuci sebagai hadiah karena dianggap itu lebih dibutuhkan. 
  • Tidak tahan mendengarkan curhat. Malah cenderung memarahi orang yang sedang curhat karena dianggap salah.
  • Menjadi galak terutama jika karier atau kondisi finansialnya sedang bermasalah. 
  • Disiplin dan memegang teguh komitmen. 

Ciri khas si otak kanan:

  • Selalu ingin disayang, dibelai, dipeluk atau diperhatikan. 
  • Membutuhkan pasangannya mengatakan ‘I love you’ secara berkala. 
  • Hatinya sensitif sehingga mudah terluka oleh kata-kata kasar .
  • Selalu ingin curhat panjang lebar kepada pasangannya. Kurang disiplin dan kurang bisa komitmen.

 

Dalam hal ini otak kiri bukanlah selalu pria, banyak wanita juga dominan otak kiri. Jadi otak kiri atau otak kanan tidak mengenal jenis kelamin tertentu.

Pasangan yang dominan otak kanan akan mengalami banyak sekali luka di hati jika pasangan yang satunya adalah si otak kiri. Kata-kata yang kasar, perlakuan yang dingin, seringkali si otak kiri menjadi galak dan emosional jika kondisi finansial sedang bermasalah – semua itu membuat luka batin bagi si otak kanan. Jika otak kanan sudah terluka hatinya maka munculnya berbagai masalah seperti yang terjadi dengan ketiga klien saya di atas. Karena itu, sangat penting bagi si otak kanan untuk melakukan relationship therapy untuk melepaskan semua luka batinnya. Tujuannya, supaya si otak kanan ceria dan bahagia kembali.

Ketiga klien saya di atas menangis dengan begitu pilu melepaskan luka batinnya. Ada yang pernah dibentak sangat kasar oleh si otak kiri. Ada yang selalu dipotong ketika sedang bicara oleh si otak kiri, “Stop. Tahu apa kamu tentang bisnis? Kamu tidak mengerti apa-apa.” Ada yang selalu dikritik dengan pedas. Dan masih banyak lag. Hal-hal kecil yang menyakitkan itu membuat hati otak kanan carut marut dengan luka. Mereka perlu melepaskan semua beban itu dan menyembuhkan hatinya. Setelah saya lakukan Wisdom Therapy®, ketiganya terasa lega dan bisa mencintai pasangannya dengan mesra lagi.

Tips melindungi hati bagi si otak kanan:

  • Semua perkataan otak kiri yang terdengar kasar, jangan dimasukkan ke hati. Karena si otak kiri sama sekali tidak berniat menyakiti hati. Dia hanya menyampaikan isi pikirannya secara logika. 
  • Jangan berkeinginan mengubah si otak kiri menjadi sangat romantis. Tapi pahamilah, dia sangat mencintai Anda dengan bekerja keras dan memenuhi kewajibannya. 
  • Cara mencintai si otak kiri adalah dengan perbuatan bukan melalui kata-kata indah. 
  • Jangan curhat ke otak kiri karena dia akan merasa penat. Jika orang curhat kepadanya, otak analisanya akan bekerja untuk mencari solusi. Dia akan memberikan Anda solusi dan menasehati Anda. 
  • Jika otak kiri menjadi galak, periksalah kondisi keuangan atau kariernya. Dia galak kepada Anda bukan karena dia benci Anda tapi biasanya dia sedang bermasalah. 
  • Jika hati Anda sudah terlalu terluka, maka cara yang terbaik adalah dengan datang ke sesi terapi.

Kunci Kesuksesan Sesi Hipnoterapi

Artikel

Suatu hari seorang klien datang ke sesi hipnoterapi saya. Setelah selesai proses hipnosis dia mengatakan kepada saya kalau dia tidak merasa ter-hipnosis karena dia tidak tertidur. Padahal di awal sesi saya telah memberikan penjelasan tentang hipnosis – yaitu kondisi relaks terfokus. Bukan kondisi tidur pulas. Dia tetap ngotot kalau hipnosis harusnya tidur benaran. Usut punya usut, ternyata dia pernah dihipnosis oleh hipnoterapis lain. Dan hasilnya dia tidur. Setelah hampir setengah jam dia dibangunkan oleh hipnoterapis itu. Lalu hipnoterapis itu mengatakan sesi hipnosis telah selesai dengan sukses dan sugesti telah dimasukkan ke alam bawah sadarnya. Ketika klien itu bertanya apakah dia ketiduran karena dia sama sekali tidak ingat dimasukkan sugesti oleh si hipnoterapis. Si hipnoterapis menjawab memang seperti itulah hipnosis – yaitu klien tidur dan sugesti dimasukkan ke alam bawah sadar. 

Lalu saya tanya ke si klien apa dia mengalami perubahan setelah sesi hipnosis dengan si hipnoterapis itu. Dia menjawab tidak ada perubahan apa-apa. Saya menjawab, “Tentu saja. Karena kamu ketiduran. Dan itu menjadi tidur siang termahal kamu!” jawab saya kepada si klien. Weleh… weleh… masih ada saja hipnoterapis yang menyamakan hipnosis dengan tidur – entah karena dia tidak paham atau untuk menutupi kegagalan sesinya. Dan masih ada juga klien yang percaya.

Pembaca dan para hipnoterapis, Anda perlu menguasai teknik induksi hipnosis supaya kejadian di atas tidak terjadi pada sesi hipnosis Anda. Hipnosis bukanlah untuk meninabobokan klien – melainkan mengantarkan klien ke level sonambulism – yaitu kedalaman hipnosis stage 4 menurut Arons Depth Scale. Setelah klien berada di somnambulism barulah proses transformasi bisa dilakukan. Artinya, barulah klien bisa mengalami perubahan positif dari sesi hipnoterapi Anda. 

Pembaca, mengapa klien sesi hipnotherapy saya sangatlah penuh dengan daftar antrian berbulan-bulan? Padahal saya tidak pernah mengiklankan sesi hipnoterapi saya. Rahasianya, karena sesi hipnoterapi saya berhasil. Klien saya berubah menjadi lebih baik. Mereka keluar dari ruang terapi saya dengan membawa hasil. Sehingga mereka merekomendasikan sebanyak-banyaknya orang untuk datang ke sesi hipnoterapi saya. Apa rahasia sesi saya berhasil? Karena saya menguasai induksi hipnosis yang mengantarkan klien mencapai level sonambulism. Lalu saya pun sangat menguasai berbagai teknik-teknik hipnoterapetik – yaitu teknik terapi yang memfasilitasi transformasi bagi klien. 

Hipnoterapi bukanlah sekedar menghipnosis klien – itu pun tanpa tahu klien telah mencapai kedalaman apa karena tidak ada depth level test. Lalu setelah kira-kira klien tersebut terlihat terhipnosis langsung dibacakan sugesti. Setelah itu klien dibangunkan dan dinyatakan terapi berhasil. Jika hipnoterapi cuma seperti itu maka seorang anak SD pun bisa melakukannya. Dan jika hipnoterapi hanya seperti itu maka pantas saja para klien tidak mau kembali lagi ke Anda atau merekomendasikan orang-orang ke Anda. Karena klien itu merasakan gagal dan tidak ada perubahan.

Hipnoterapi adalah seni terapi. Seorang hipnoterapis handal perlu menguasai teknik induksi modern yang bisa mengantarkan klien ke level somnambulism dalam waktu kurang dari empat menit. Itu supaya klien tidak perlu membayar sesi tidurnya saat dihipnosis. Setelah itu hipnoterapis profesional perlu menguasai berbagai teknik hipnoterapetik, seperti part-therapy, chair therapy, regression, abreaction management, hypno-NLP, EFT, desensitizing dan masih banyak lagi – yang tidak mungkin satu-persatu saya jelaskan di sini karena terlalu teknis. Tapi semua teknik hipnoterapetik saya jelaskan secara komprehensif dan mendalam dalam training 100 jam saya. Belum lagi hipnoterapis perlu menguasai abreaction management untuk menangani klien yang mengalami luapan emosi seperti menangis histeris, muntah atau shaking. Karena jika hipnoterapis tidak bisa menangani abreaction dengan benar maka hipnoterapis itu malah akan membuat klien semakin traumatis. 

 

Mengapa harus mencapai somnambulism? 

 

Karena di stage somnambulism ini alam bawah sadar sudah bisa merespon pada sugesti halusinasi. Maksud halusinasi ini bukanlah halusinasi yang terjadi pada orang-orang yang terganggu mentalnya. Melainkan mengacu pada persepsi atau program yang tertanam di alam bawah sadar. Contohnya, seseorang yang merasa ketakutan untuk berbicara di depan umum biasanya memiliki persepsi negatif tentang reaksi para penonton. Di alam bawah sadarnya terputar sebuah persepsi yang terhalusinasi berupa para penonton akan menertawakannya atau mengejeknya. Persepsi yang terhalusinasi itu membuat dia ketakutan bicara di depan umum. Untuk bisa melepaskan persepsi negatif yang terhalusinasi di alam bawah sadarnya maka dia perlu memasuki kedalaman hipnosis somnambulism. Artinya, di kedalaman tersebut hipnoterapis bisa melakukan berbagai hipnoterapetik untuk melepaskan program-program atau emosi negatif yang terhalusinasi di alam bawah sadar klien. Proses hipnoterapetik untuk melepaskan persepsi negatif tersebut bisa dengan regresi untuk menemukan ISE (Initial Sensitizing Event) atau momen pertama kali program negatif itu tertanam di alam bawah sadar, part-therapy, chair therapy atau teknik-teknik hipnoterapetik lainnya.

Setelah program negatif itu dilepaskan barulah alam bawah sadar bisa dimasukkan program positif yang baru atau diberikan sugesti. Sebelum program lama yang negatif dilepaskan maka sugesti akan sia-sia. Seperti bila Anda ingin menuangkan air putih di sebuah gelas maka gelas itu perlu kosong dulu. Kalau gelasnya masih ada kopinya maka air putih yang Anda tuangkan di gelas itu akan tumpah dan sia-sia. Seperti itu juga sugesti yang dimasukkan tanpa melakukan proses hipnoterapetik melepaskan program yang salah di alam bawah sadar.

Apa yang menyebabkan klien bisa tertidur dalam sesi hipnoterapi?

 

Jawabannya, karena induksi hipnosis yang digunakan terlalu lama sehingga membuat klien ketiduran. Induksi progresif relaksasi sangat panjang sehingga bukannya membuat klien memasuki hipnosis malah meninabobokan klien ke alam tidur – dan itu menjadi tidur siang yang sangat mahal karena harus bayar. 

Induksi progresif relaksasi sudah menjadi induksi jadul (jaman dulu) yang sudah tidak dipakai lagi oleh para hipnoterapis modern. Alasannya, karena bisa menidurkan klien sehingga sesi hipnoterapi tidak sampai ke hipnoterapetik – yaitu memfasilitasi transformasi. Alasan lainnya, induksi progresif relaksasi tidak ada depth level test-nya. Sehingga hipnoterapis tidak tahu klien sudah memasuki level hipnosis sedalam apa.

Jika Anda menguasai teknik induksi modern yang bisa mengantarkan setiap klien ke level somnambulism dan Anda sangat mahir di berbagai proses hipnoterapetik, pastilah klien akan antri untuk datang ke sesi hipnoterapi Anda.

STOP Child Abuse NOW!

Artikel

Apa yang bisa menjadi penderitaan terberat dalam hidup ini? Pertanyaan ini seolah menggantung di kepala saya setelah sekian tahun melakukan hipnoterapi. Selama itu juga ribuan klien telah saya antarkan ke subconscious mind—tempat mengendonnya berbagai akar problem kehidupan. Setiap dari mereka datang dengan membawa beragam penderitaan hidup dan semuanya mengklaim bahwa problem merekalah yang terberat.

Pagi itu Melati masuk ke ruang praktek saya setelah temannya selesai sesi dengan saya. Problem dua wanita cantik ini tergurat jelas dari tatapan mata mereka yang berkaca-kaca sebagai bukti guratan child abuse yang mereka alami. Jika Anda telah menemui ribuan orang dengan problem kehidupan— seperti para klien yang selalu saya temui setiap hari—Anda akan menemukan betapa kesedihan yang mendalam akan meninggalkan jejak air mata abadi di pancaran mata walaupun mereka tidak sedang menangis.

Melati, seorang ibu cantik di usia empat puluhan. Dia datang dengan memakai kemeja dan celana bahan yang sepertinya sangat nyaman karena tidak terlalu ketat tapi bisa membuat lekuk tubuh terlihat jelas. Pakaian tipe itu selalu menjadi favorit saya karena menggambarkan penampilan wanita menengah atas yang elegan. 

Dia datang ke sesi hipnoterapi dengan problem awal yang terdengarnya cukup ringan—hanya ingin mengatasi rasa tidak percaya diri dan meningkatkan semangat dalam mencari uang. Walaupun saya tahu, jika menyangkut tentang rasa tidak percaya diri maka akan ada kisah menarik dibelakangnya. Ya, berdasarkan pengalaman saya, problem tidak percaya diri biasanya mengakar pada pengalaman masa lalu yang tidak mengenakkan.

Melati mengatakan dia tidak memiliki semangat dalam mencari uang bahkan dia tidak pernah memiliki semangat di hidupnya. Hidupnya seperti mengalir begitu saja. “Saya hanya mengalir. Tidak ada rasa exciting atau apa pun. Terasa datar saja hidup saya. Saya ingin memiliki semangat dan daya juang dalam hidup.”

“Well, ayo kita mulai saja sesi hipnoterapi.” Kata saya kepada Melati. Pikir saya, paling sesi ini akan menjadi sesi sugesti yang singkat karena problem yang ditangani ringan.  Tapi seperti biasa, setiap sesi hipnoterapi akan menghadirkan kejutan yang kadang membuat saya mengatakan “Here we go! Waktunya naik roller coaster.”—tentunya saya mengatakannya di dalam hati saya. Alam hualam, Melati memasuki momen child abuse yang penuh teror.  

“Mama, saya ingin main. Jangan disuruh cari uang terus. Tolong, jangan dipukul lagi. Ini kulit dan daging bukan batu. Kulit saya memar dan berdarah. Sakit. Kuping saya biru dan bengkak karena dijewer.” Melati memasuki usia lima tahun. Ayahnya yang sakit keras memaksa ibunya untuk mengambil alih keuangan keluarga. Melati kecil diharuskan menjaga toko—mencari uang—sepanjang hari. “Saya benci mencari uang. Saya ingin main. Ma, tolong jangan ikat saya. Jangan kurung saya.” Melati terus menangis histeris menandakan kesedihan yang tertanam begitu mendalam. Dari momen ini tidak heran Melati tidak memiliki semangat mencari uang. Malah dia benci mencari uang. “Ma, kamu pukul saya terus, apa kamu tidak sayang saya? Kamu pukul saya, saya tidak berdaya. Kamu bunuh saya pun, saya tidak berdaya. Buat apa berjuang? Saya menangis sampai berjam-jam pun, kamu tidak akan memenuhi permintaan saya untuk disayangi. Semuanya sia-sia. Saya hanya bisa pasrah. Buat apa berjuang?” Inilah akar Melati tidak memiliki daya juang. Tidakkah kalian menemukan polanya? Melati kecil merasakan tidak ada gunanya berjuang karena tidak akan berhasil. Di sinilah awal program Melati tidak memiliki daya juang. Dia melepaskan semangat juangnya di usia lima tahun.

Melati masih lebih beruntung dibanding temannya. Dia hanya kehilangan daya juang—hasrat untuk hidup dan cita-cita akibat child abuse ini. Tapi temannya hidup dalam ketakutan selama puluhan tahun dan mengkonsumsi obat penenang selama bertahun-tahun. Setiap hari hidupnya dipenuhi rasa ketakutan yang menterornya. Dia tidak bisa keluar rumah sendirian bahkan tidak bisa berada sendirian. Setiap menitnya, perasaan hatinya gelisah dalam ketakutan tanpa tahu penyebabnya. Bisakah kalian bayangkan hidup seperti itu selama puluhan tahun? Inilah tipikal symptom akibat child abuse. Momen abuse itu menorehkan teror yang mendalam sehingga teror itu menjadi membekas dan menjadi program hidup.  

Jenis-jenis child abuse:

Sexual Abuse

  • Ringan, seperti menyentuh dada dan  paha. 
  • Ekstrim, yaitu ketika anak diperkosa secara anal, vaginal atau oral. 
  • Penyiksaan sexual, yaitu ketika anak dipegangi atau diikat dan dimasukkan benda asing ke mulutnya atau ke kemaluannya.

 

Physical Abuse

  • Jewer telinga dan cubit.
  • Mengangkat anak dan digoyang keras sampai anak itu merasa pusing, tidak sadarkan diri, mengalami kerusakan otak atau meninggal.
  • Memukuli dengan ikat pinggang, papan, dompet, tali, dll.
  • Melempar anak ke tempat tidur, tembok, tangga, dll.
  • Mengikat tangan dan kaki anak ke tempat tidur, toilet, pohon, dll.
  • Menyundut dengan rokok.
  • Mencekik.
  • Dll.

 

Diabaikan

Seorang anak diabaikan dengan dibiarkan sendirian di boxnya/tempat tidurnya atau ditinggal  sendirian selama berhari-hari dengan sedikit atau tanpa makanan.

 

Emotional Abuse

Emotional abuse memang tidak meninggalkan bekas luka fisik tapi meninggalkan bekas luka yang sangat dalam secara psikologis seorang anak.

Kata-kata kasar yang sering diucapkan seorang dewasa kepada seorang anak dianggap sebagai emotional abuse, seperti: “Apakah kamu bodoh?”, “Lihat diri kamu. Jorok!”, “Anak pungut.”, “Anak setan”, “Tidak punya otak, ya!”, dsb.

 

Percayalah, setiap abuse yang Anda lakukan terhadap anak Anda akan menorehkan goresan luka. Luka itu akan terus terasa sakit bahkan sampai si anak tumbuh dewasa. Hentikan child abuse walaupun itu hanya jeweran telinga atau memasukkan si anak ke ruangan gelap. Pola pendidikan tanpa kasih sayang hanya akan menciptakan anak-anak yang penuh luka batin.

Saat ini Melati sedang memulai usaha barunya di bidang tata boga. Dia telah memaafkan sang mama dan mulai merasakan kembali semangat hidupnya. Sedangkan temannya masih membutuhkan sesi hipnoterapi lanjutan untuk melepaskan kesedihan masa kecilnya yang mendalam.

 “Sayangi saya. Peluk saya. Belai saya.” Itulah tangis Melati kecil yang juga merupakan suara hati setiap anak-anak. Maka tataplah mata anak-anak Anda dan bertanyalah di dalam diri—“Sudahkah saya mencintai mereka atau malah saya telah menorehkan teror terbesar di masa kecil mereka?” Saya harap jawabannya adalah Anda telah mengasihi mereka dan bukannya gumpalan penyesalan di dada Anda karena telah meng-abuse mereka. Anak-anak membutuhkan kasih sayang untuk bisa bertumbuh sebagai pribadi penuh cita-cita dan semangat hidup.

Dari kasus Melati saya menemukan jawaban dari pertanyaan saya. Penderitaan terberat dalam hidup ini adalah ketika tidak ada cinta untuk diberikan, tidak ada pelukan kasih sayang dan kata-kata untuk dijelaskan.

Page 5 of 8« First...34567...Last »
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes
Google Analytics integration offered by Wordpress Google Analytics Plugin