Blog

Author Archive


Pelatihan Hipnoterapi 100 Jam – NGH Certification

Posted by: admin  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Pelatihan Hipnoterapi 100 Jam – Basic to Advanced Batch III NGH Certification

Kurikulum:

Conducting Full Hypnosis Sessions – Dari A – Z.
Model of Mind – Setiap peristiwa dan pengalaman hidup kita terekam di alam bawah sadar dan menjadi program-program hidup kita. Model of Mind menjelaskan bagaimana alam bawah sadar merekamnya dan membuatnya menjadi script yang mengendalikan kehidupan kita baik itu secara positif atau negatif.
Past Life Regression Training & Scripts.
Advanced Hypnosis Inductions – dengan menggunakan teknik-teknik modern.
Rapid Inductions – Hipnotis klien Anda dalam hitungan detik!
Deep Trance Inductions – Membawa klien anda ke kondisi Deepest Trance dengan Confidence.
Tests for Sonambulism – Tes terselubung untuk mengetahui apakah klien Anda sudah memasuki somnambulism atau belum. Dan kalau pun klien Anda gagal melewati tes tersebut mereka tidak menyadarinya dan tetap memasuki kondisi hypnosis lebih dalam.
Tests for Deepening – Berbagai metode tes yang pasti akan dilalui oleh klien sehingga membuat mereka semakin yakin pada Anda dan tentu saja membuat mereka memasuki kondisi hypnosis lebih dalam/deepening.
How to use compounding of suggestion – Bagaimana Anda bisa menambah kekuatan sugesti Anda saat sesi hipnosis bahkan pada saat selesai hipnosis.
Stages of development – Pertumbuhan kita terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu bayi, dll. Jika tahap-tahap pertumbuhan tersebut tidak sempurna maka akan mengakibatkan ketidaksempurnaan dalam kepribadian kita. Stages of Development menjelaskan tahap-tahap pertumbuhan dan berbagai efek kepribadian yang ditimbulkannya jika tahap-tahap tersebut tidak sempurna kita lalui.
Removing Fears and Phobias with E.F.T. – Bebaskan klien Anda dari fear dan phobia yang tidak diinginkan.
Age Regression Therapy – Sebuah metode untuk menemukan akar problem klien yang sangat powerful.
LIVE Sessions – Sesi hypnosis LIVE oleh Nathalia. Nathalia memastikan semua murid merasa percaya diri melakukan hypnosis kepada orang lain.
“Hands On” Practice – Para murid praktek langsung dengan bimbingan Nathalia.
Self Hypnosis – Para Murid akan belajar bagaimana menurunkan gelombang otak mereka sendiri.
Nathalia “WISDOM” Hypnotherapy – Metode terapi sistematis dengan urutan langkah-langkah therapeutic yang telah terstruktur yang dibuat oleh Nathalia Sunaidi berdasarkan ribuan jam pengalaman terapi sehingga Anda bisa menggunakannya dengan konsisten untuk setiap kasus.
Hypnotize Groups of Clients – Belajar metode induksi untuk Grup
Abreactional control & therapies – Apa yang harus dilakukan jika klien abreaksi (menangis dengan keras, teriak, dsb)? Apa yang tidak boleh dilakukan oleh Anda saat klien abreaksi? Semua itu akan dikupas dalam Abreactional control & therapies.

Role of the conscious mind
Role of subconscious mind
Building rapport
Achieving hypnotic coma state
Part therapy
Chair therapy
Prenatal regression
Birth regression
Childhood regression
Child abuse therapy
Phobia removal
Entity releasement
Future life therapy
Relationship therapy
Left & right brain sexual therapy
Superconscious mind tap
Waking hypnosis method
Hypnotic seal
Dealing with resistance
How to conduct sessions 2, 3, …
Setting up your practice
Working with other proffessionals
And much more…

Apa yang di berikan Nathalia Institute – Hypnosis Training Center?
Sertifikasi dari NGH – National Guild of Hypnotist.
Sertifikasi dari Nathalia Institute – Hypnosis Training Center.
Semua materi sudah termasuk dalam biaya training .
Belajar dari Nathalia Sunaidi - Penulis,Pembicara, Certified Master Hypnotist, Certified Hypnotherapist, Certified Past Life Regression Therapist.
Banyak waktu digunakan untuk praktek hypnosis pada saat pelatihan.
Free Support untuk alumni (email, facebook & telepon)
Free Unlimited Resit.
Free web page on our hypnotherapists’ directory!
Routine Gathering
Comprehensive course meliputi induksi modern, termasuk instant and rapid hypnotic inductions, direct & hidden deepening dan testing techniques, bagaimana memberikan sugesti, age regression techniques, WISDOM therapy.

Jadwal “Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training tahun 2009:

Pertemuan 1 : 22-23 Agustus 2009

Pertemuan 2 : 29-30 Agustus 2009

Pertemuan 3 : 5-6 September 2009

Pertemuan 4 : 12-13 September 2009

Pertemuan 5 : 19 September 2009

Hotel Ciputra Jakarta

Normal : Rp. 27.000.000,-

Early Bird : Rp. 22.000.000,- (Paling lambat tanggal : 19 Agustus 2009 )

klik disini untuk daftar Pelatihan Hipnoterapi 100 jam

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +1 (from 1 vote)

“Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training (Pelatihan Hipnoterapi 100 jam)

Posted by: admin  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kurikulum:

Conducting Full Hypnosis Sessions – Dari A – Z.
Model of Mind – Setiap peristiwa dan pengalaman hidup kita terekam di alam bawah sadar dan menjadi program-program hidup kita. Model of Mind menjelaskan bagaimana alam bawah sadar merekamnya dan membuatnya menjadi script yang mengendalikan kehidupan kita baik itu secara positif atau negatif.
Past Life Regression Training & Scripts.
Advanced Hypnosis Inductions – dengan menggunakan teknik-teknik modern.
Rapid Inductions – Hipnotis klien Anda dalam hitungan detik!
Deep Trance Inductions – Membawa klien anda ke kondisi Deepest Trance dengan Confidence.
Tests for Sonambulism – Tes terselubung untuk mengetahui apakah klien Anda sudah memasuki somnambulism atau belum. Dan kalau pun klien Anda gagal melewati tes tersebut mereka tidak menyadarinya dan tetap memasuki kondisi hypnosis lebih dalam.
Tests for Deepening – Berbagai metode tes yang pasti akan dilalui oleh klien sehingga membuat mereka semakin yakin pada Anda dan tentu saja membuat mereka memasuki kondisi hypnosis lebih dalam/deepening.
How to use compounding of suggestion – Bagaimana Anda bisa menambah kekuatan sugesti Anda saat sesi hipnosis bahkan pada saat selesai hipnosis.
Stages of development – Pertumbuhan kita terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu bayi, dll. Jika tahap-tahap pertumbuhan tersebut tidak sempurna maka akan mengakibatkan ketidaksempurnaan dalam kepribadian kita. Stages of Development menjelaskan tahap-tahap pertumbuhan dan berbagai efek kepribadian yang ditimbulkannya jika tahap-tahap tersebut tidak sempurna kita lalui.
Removing Fears and Phobias with E.F.T. – Bebaskan klien Anda dari fear dan phobia yang tidak diinginkan.
Age Regression Therapy – Sebuah metode untuk menemukan akar problem klien yang sangat powerful.
LIVE Sessions – Sesi hypnosis LIVE oleh Nathalia. Nathalia memastikan semua murid merasa percaya diri melakukan hypnosis kepada orang lain.
“Hands On” Practice – Para murid praktek langsung dengan bimbingan Nathalia.
Self Hypnosis – Para Murid akan belajar bagaimana menurunkan gelombang otak mereka sendiri.
Nathalia “WISDOM” Hypnotherapy – Metode terapi sistematis dengan urutan langkah-langkah therapeutic yang telah terstruktur yang dibuat oleh Nathalia Sunaidi berdasarkan ribuan jam pengalaman terapi sehingga Anda bisa menggunakannya dengan konsisten untuk setiap kasus.
Hypnotize Groups of Clients – Belajar metode induksi untuk Grup
Abreactional control & therapies – Apa yang harus dilakukan jika klien abreaksi (menangis dengan keras, teriak, dsb)? Apa yang tidak boleh dilakukan oleh Anda saat klien abreaksi? Semua itu akan dikupas dalam Abreactional control & therapies.

Role of the conscious mind
Role of subconscious mind
Building rapport
Achieving hypnotic coma state
Part therapy
Chair therapy
Prenatal regression
Birth regression
Childhood regression
Child abuse therapy
Phobia removal
Entity releasement
Future life therapy
Relationship therapy
Left & right brain sexual therapy
Superconscious mind tap
Waking hypnosis method
Hypnotic seal
Dealing with resistance
How to conduct sessions 2, 3, …
Setting up your practice
Working with other proffessionals
And much more…

Apa yang di berikan Nathalia Institute – Hypnosis Training Center?
Sertifikasi dari Nathalia Institute – Hypnosis Training Center.
Semua materi sudah termasuk dalam biaya training .
Belajar dari Nathalia Sunaidi - Penulis,Pembicara, Certified Master Hypnotist, Certified Hypnotherapist, Certified Past Life Regression Therapist.
Banyak waktu digunakan untuk praktek hypnosis pada saat pelatihan.
Free Support untuk alumni (email, facebook & telepon)
Free Unlimited Resit.
Free web page on our hypnotherapists’ directory!
Routine Gathering
Comprehensive course meliputi induksi modern, termasuk instant and rapid hypnotic inductions, direct & hidden deepening dan testing techniques, bagaimana memberikan sugesti, age regression techniques, WISDOM therapy.

Jadwal “Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training tahun 2009:

Sabtu – Minggu di bulan Mei 2009 – Juni 2009 pukul 08.00 – 18.00 WIB. Lokasi Hotel menyusul, Jakarta.

* Pertemuan 1: 16-17 Mei 2009
* Pertemuan 2: 23-24 Mei 2009
* Pertemuan 3: 30-31 Mei 2009
* Pertemuan 4: 6-7 Juni 2009
* Pertemuan 5: 13 Juni 2009

Jumlah peserta terbatas!

klik disini untuk daftar Pelatihan Hipnoterapi 100 jam

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Metamorphosis (A wisdom from superconscious mind)

Posted by: admin  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

See beyond where your eyes can see

Feel beyond where your heart can feel

It’s called cracking the nutshell of the mind

Where you can fly beyond your dreams

When you can become a beautiful butterfly

It’s called METAMORPHOSIS…

 

Kata-kata indah itu saya dapatkan dari pelindung spiritual saya ketika saya akses ke superconscious mind—the place for collective wisdom and knowledge of all the ages…

Sore itu saya lagi merasa penat. Jadwal hipnoterapi yang sangat padat, undangan mengisi seminar dan talk show yang berkejar-kejaran, deadline penulisan tiga buku dan tumpukan buku-buku dan video hipnoterapi yang harus dipelajari. Di hati tercetus pertanyaan, “Why me have to do these dozens of things? Can I stop for a while?” Di momen itu diri saya mogok untuk melakukan aktivitas. Well, when we come to a situation where there are too many things to do, we just stop. Ya, when there are too many things to focus on, you will enter fight flight mode of your mind. You are hypnotized and you just stop and do nothing as result. Dan saya memasuki state tersebut sore itu.

“Well, it’s time for wisdom time!” pikir saya. I love entering superconscious mind. Di sana saya bisa bertemu dengan pelindung spiritual untuk meminta nasehat solutif dan mengakses ide-ide kreatif dari universe. Dan saya pikir saya harus konsultasi dengan pelindung spiritual saya tentang situasi ini. Urgent nih!

Meeting him is always been a comforting experience. Saya akses superconscious mind saya. Pelindung spiritual saya sedang berdiri di sebuah pemandangan alam yang dashyat indahnya. He always know my coming without me have to say a word. Dia katakan ke saya, “Lihatlah ke sana. Apa yang kau lihat?” Dia menunjuk ke langit di tempat itu. “Langit.” jawab saya. “See beyond.” lanjutnya. “Garis matahari di langit.” jawab saya karena memang itulah yang saya lihat di tempat itu. Lalu dia mengatakan kata-kata indah ini:

See beyond where your eyes can see

Feel beyond where your heart can feel

It’s called cracking the nutshell of the mind

Where you can fly beyond your dreams

When you can become a beautiful butterfly

It’s called METAMORPHOSIS….

“Kehidupan menyediakan berbagai rintangan, penderitaan dan ketidakpuasan. Tujuannya agar kau mau memecahkan cangkang pikiranmu. Tanpa penderitaan kau akan nyaman berada di dalam nutshell pikiranmu. Kau tidak akan bertumbuh. Kau akan terkungkung.”

Dia menjelaskannya sambil memunculkan gambar cangkang bulat di mana didalamnya terdapat manusia yang sedang meringkuk. Cangkang itu terlihat sempit dan kecil dibandingkan pemandangan alam yang luas dan indah.

“Jika di dalam cangkang itu tidak terdapat penderitaan, manusia akan terus tinggal didalamnya tanpa mau bertumbuh. Sedangkan dunia begitu luas. Begitu banyak yang perlu dipelajari untuk mencapai kesempurnaan. Kesempurnaan di mana manusia terlepas sepenuhnya dari cangkang-cangkang belenggu pikiran. Dan menyatu dengan kebijaksanaan itu sendiri.

Ke mana pun kau pergi, tetap kau akan menghadapi penderitaan itu. No place to hide. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Suffering is for cracking the nutshell of the mind.”

“Lihatlah ke sana.” katanya sambil menunjuk langit yang sama. Tapi kali ini langitnya telah gelap. “Langit yang gelap.” jawab saya.

“Malam tiba. Malam adalah kematian. Kau yang berada di sini dan memandang malam adalah kau di dalam cangkangmu. Esok hari matahari akan terbit lagi. Kelahiran akan datang. Jika kau tidak tidak memecahkan dan keluar dari cangkangmu, kau akan terus merasakan matahari terbit dan malam tiba tanpa perubahan—tetap di dalam cangkang sempit yang sama. Banyak kesadaran yang tidak mau bertumbuh. Mereka mengalami kelahiran dan kematian tapi tanpa bertumbuh dalam kebijaksanaan. Penderitaan yang sedang kau rasakan berikut dengan rasa ketidakpuasan yang kau hadapi adalah media supaya kau terus bertumbuh. Kau sedang didesak untuk bisa memecahkan cangkangmu—belajar untuk memahami kebijaksanaan lebih luas lagi. Without suffering there’s no wisdom.”

Pertanyaan tentang kebahagiaan dan pembebasan diri selalu menjadi big issue dalam hidup saya. Selama ini banyak dream yang telah saya raih. Saya sedang menjalankan misi hidup saya. Dream saya satu-persatu menjadi kenyataan. Namun tetap saja saya masih merasakan penderitaan—not satisfying.

Ternyata memang seperti itulah sifat kehidupan. Penderitaan adalah media metamorphosis. Setiap penderitaan dan ketidakpuasan yang muncul akan membuat kita mau memecahkan cangkang ini—kita akan bermetamorphosis menjadi kesadaran yang lebih tinggi. Sampai akhirnya kita menyadari bahwa tidak ada bentuk dan materi yang sungguh-sungguh bisa memuaskan. Di momen itulah kita akan melepaskan cangkang ego kita. Kita melepaskan diri dan dunia. At that moment, journey has ended. No more suffering. We reach the highest goal. The metamorphosis has completed!

Sore itu saya belajar tentang menghadapi penderitaan dan ketidakpuasan di dalam diri saya. Setelah akses superconscious mind, saya langsung melanjutkan menulis buku ketiga saya sampai subuh. Dan saya menulis artikel ini.

Without suffering, we hesitate to change. Suffering makes us grow. Penderitaan mendorong kita untuk bermetamorphosis!

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Testimoni

Posted by: admin  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 7.0/10 (5 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Menemukan Misi Hidup dengan Hipnoterapi

Posted by: admin  /  Tags: , , ,

Beberapa hari yang lalu mamanya klien saya datang untuk sesi hipnoterapi. Anaknya yang remaja sebelumnya sudah datang terapi, kali ini gilirannya sang mama. Anaknya datang untuk melakukan hypnotherapy menemukan misi hidup. Di sesi hipnoterapi tersebut dia menemukan bahwa misi hidupnya adalah sebagai seorang musisi. Dia memasuki dengan sangat jelas masa depannya di mana dia akan menjadi seorang musisi wanita yang berpotensi. Waktu itu mamanya bilang ke sang anak kalau dia boleh saja menjadi musisi tapi harus memiliki pendidikan di bidang lainnya juga. Akhirnya mereka mengambil jalan tengah, si anak dikirim ke Amerika untuk mengambil studi bidang teknik sebagai modal untuk bekerja. “Kalo anak ini punya gelar di bidang teknik lulusan Amerika saya tenang. Nanti dia bisa mencari kerja dengan aman.” komentar mamanya kepada sang anak. Untungnya anak ini anak yang baik dan pintar. Selain berbakat di musik, dia juga excellent di bidang angka. Si anak mengerti dan mengikuti saran mamanya dengan senang hati. Beberapa bulan sudah berlalu sejak sesi terapi si anak dengan saya. Kepada ibunya, saya tanyakan perkembangan si anak di Amerika. “Rita (sebut saja nama si anak demikian) sekarang sudah bikin grup band di Amerika bersama orang bule. Dia sekarang lagi mau rekaman. Dia bilang ke saya rasanya grup mereka bisa berhasil. Tapi yang luar biasa dari anak saya, nilai pelajarannya juga sangat bagus dan dia sangat hemat.” jawab si mama. Seseorang dilahirkan membawa misinya masing-masing. Seperti si remaja di atas, misi hidupnya adalah menjadi musisi. Walaupun diarahkan sedemikian rupa tetap saja akan ada dorongan di hatinya untuk kembali ke misi hidupnya. Ibarat tanaman yang akan selalu mengarah ke sinar matahari maka kita, manusia, pun entah mengapa akan ada dorongan untuk menggapai misi hidupnya.

Seorang murid Pelatihan hipnoterapi 100 jam yang saya adakan bulan Maret ini adalah seorang direktur sebuah perusahaan internasional tapi dia sehari-hari juga menjadi penyembuh. Dia bercerita di suatu momen hidupnya, dia merasa terpanggil untuk menjadi penyembuh. Dia keluar dari perusahaannya dan melepaskan jabatannya sebagai direktur. “Saat itu istri saya menangis karena merasa akan kehilangan income.” Tapi anehnya, pada saat saya menjalani misi sebagai penyembuh, saya merasakan kebahagiaan. Dan entah mengapa rejeki pun terus mengalir.” sharingnya kepada saya dan murid lainnya. “Bahkan dengan saya menjadi penyembuh ini, ada perusahaan internasional lainnya yang mengajak saya join sebagai direktur. Saya mengatakan setuju dengan syarat jika Tuhan memanggil, yaitu ada klien yang mesti saya sembuhkan maka saya bisa keluar dari rutinitas saya. Dan pihak perusahaan tersebut setuju. Makanya jika ditanya profesi saya, saya adalah penyembuh dengan sampingan sebagai direktur perusahaan.” candanya kepada kami. Beberapa waktu lalu saya ngobrol dengan Ayah Edy, seorang pendidik dan penyiar radio. Dia menceritakan kisah hidupnya yang hampir serupa dengan murid Pelatihan Hipnoterapi saya. Dia juga melepaskan jabatannya di salah satu perusahaan bergengsi di Amerika untuk menjalankan misi sebagai pendidik. Dia mengatakan, “Hati adalah pengukur apakah kita hidup sesuai misi atau tidak. Seberapa hebatnya pencapaian kita di karier, jika kita tidak merasakan kebahagiaan maka kita sedang menjauh dari misi hidup yang sebenarnya. Namun jika kita menjalankan profesi dengan kebahagiaan maka itulah kehidupan sesuai misi.” Periksalah hati Anda, apakah Anda merasa bahagia dalam menjalankan pekerjaan Anda? Banyak di antara kita yang merasakan kekosongan dalam hidupnya walaupun rasanya sudah banyak pencapaian yang telah kita raih. Hidup akan terasa bermakna jika kita menjalankan hidup sesuai misi karena misi hidup berarti kita memberi dan melayani orang lain dengan segenap hati.

Jika anda ingin mengetahui apa itu Hipnotis,silahkan baca artikel tentang Hipnotis

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 1.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +1 (from 1 vote)

Menjadi Hipnoterapis Profesional

Posted by: admin  /  Tags: , , , , ,  /  Comments: 4

 

Sepanjang pengalaman saya menjadi Hipnoterapis, saya temukan Hipnoterapi adalah sebuah terapi yang powerful untuk melepaskan emosi negatif, luka batin, ketakutan irasional atau phobia, menemukan misi hidup, dll. Dari pengalaman ribuan jam terapi dengan ribuan klien dengan jadwal waiting list klien empat bulan, saya menyaksikan sendiri bagaimana Hipnoterapi bisa mentransformasi hidup mereka. Itulah pula yang menjadi pondasi saya merancang Wisdom Therapy.

Tapi, jika kembali mengingat pengalaman-pengalaman awal saya terapi, saya bisa tersenyum-senyum sendiri. Waktu itu saya menemukan sulit sekali membuat klien terhipnosis dan waktu yang dibutuhkan lebih dari setengah jam karena saya diajarkannya hanya induksi progresif yang memakan waktu sangat panjang. Problem lainnya yang muncul adalah setelah klien masuk relaksasi (karena dengan induksi progresif mengantarkan klien ke relaksasi dan sulit sekali klien bisa masuk level somnambulism yaitu level di mana therapeutic bisa dilakukan) maka therapeutic apa yang harus dilakukan. Dulu saya hanya diajarkan untuk memberikan sugesti kepada klien tapi tidak secara mendalam diajarkan metode therapeutic. Padahal therapeutic adalah kunci dalam Hipnoterapi. Mudah untuk menghipnosis orang namun setelah orang itu sudah terhipnosis mau diapakan? Faktor-faktor di atas membuat sesi hipnosis tidak efektif dan itulah yang membuat orang-orang merasa hipnoterapi doesn’t work padahal hipnoterapi does work very effectively!

Kendala-kendala di atas pasti pun banyak dihadapi oleh para hipnoterapis baru. Itu saya alami karena waktu training yang saya dapatkan hanya tiga hari dan waktu tiga hari itu sangat tidak efektif untuk bisa membuat seseorang secara maksimum mempelajari teknik therapeutic.

Lalu bagaimana supaya bisa menjadi seorang Hipnoterapis rofesional? Seorang hipnoterapis adalah seseorang yang memberikan terapi. Definisi terapi adalah sesuatu yang bisa membuat individu menjadi lebih sehat dan lebih baik. Jadi dalam hal ini ada proses transformasi bagi si klien. Transformasi itu bisa terjadi karena ada proses therapeutic yang dilakukan. Tapi justru inilah kendala utama para hipnoterapis baru.

Seorang Hipnoterapis Profesional harus menguasai teknik hipnosis yang efektif yang bisa mengantarkan klien ke level somnambulism. Somnambulism adalah level di mana therapeutic bisa dilakukan. Berarti perubahan atau transformasi baru bisa terjadi jika klien masuk ke level ini. Setelah klien berada di somnambulism, kunci utama selanjutnya adalah proses therapeutic yang efektif untuk melepaskan semua masalah klien. Kebanyakan training yang hanya dua atau tiga hari hanya keburu mengajarkan bagaimana mengantarkan klien ke kondisi hipnosis sehingga teknik therapeutic tidak ditekankan.

Hal ini membuat saya merenung, dalam pengalaman Pelatihan Hipnoterapi 100 jam yang saya adakan, tiga hari pertama saja saya pakai untuk mengajarkan fundamental hipnosis karena ada begitu banyak pengetahuan untuk diajarkan, seperti role of unconscious/subconscious/conscious mind, waking hypnosis, instant dan rapid inductions, rules of the mind, self-hypnosis, hipnosis method for analitical subject, deepening techniques dan masih banyak lagi. Di fundamental itu, saya mengajarkan berbagai metode instant dan rapid inductions di mana hanya dalam waktu maksimal 4 menit mengantarkan seseorang ke level somnambulism. Lalu saya ajarkan delapan kunci memberikan sugesti yang efektif. Di tiga hari itu para murid melakukan banyak praktek supaya mereka merasakan sendiri pengalaman menghipnosis orang hanya dalam waktu kurang dari 4 menit. Itu semua baru dasar hipnosis belum masuk ke intermediate dan advance level, di mana teknik therapeutic akan di-reveal. Bahkan, setelah pelatihan 100 jam  itu saya langsung sediakan klien yang memiliki problem kepada para murid sebagai jam terbang praktek. Jika demikian, apakah cukup dan memadai untuk seseorang menjadi advance dalam hipnoterapi hanya dalam waktu dua atau tiga hari?

Lalu jika Anda ingin menjadi hipnoterapis Profesional yang artinya ingin berkarier sebagai hipnoterapis, sebuah profesi untuk menolong orang lain, berikut adalah tips supaya Anda bisa menjadi seorang hipnoterapis dengan klien yang Anda tangani sungguh-sungguh merasakan proses transfomasi:

* Kuasai induksi yang bisa mengantarkan klien minimum ke level somnambulism.
* Kuasai pengetahuan tentang cara kerja pikiran, dalam hal ini unconscious, subconscious dan conscious mind, cara bypass critical factor dan waking hypnosis.
* Kuasai cara penyampaian pre-talk Anda kepada klien.
* Kuasai instant dan rapid inductions di mana Anda bisa menghipnosis orang dalam hitungan detik. Ini diperlukan untuk demo kepada orang lain dan meningkatkan kepercayaan diri Anda sebagai seorang hipnotis yang handal.
* Kuasai teknik therapeutic supaya sesi Hipnoterapi yang Anda lakukan sungguh-sungguh efektif.
* Jadilah up-to-date! Belajar dan ikuti Pelatihan Hipnoterapi 100 jam karena teknik induksi dan metode therapeutic dalam hipnoterapi terus berkembang.

Jika Anda sungguh-sungguh menyediakan waktu dan tenaga yang Anda investasikan untuk terus mengembangkan teknik Anda dan mengikuti Pelatihan Hipnoterapi 100 jam maka Anda akan menyaksikan langsung kalau hipnoterapi does work! Klien pun akan terus bertambah dan itu bukan karena Anda yang berkoar tapi efektivitas therapeutic itu yang bicara. Percayalah, jika itu terjadi, Anda akan dapatkan jadwal terapi Anda akan terus full booked sampai Anda kewalahan!


VN:F [1.6.9_936]
Rating: 6.9/10 (12 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: +2 (from 2 votes)

Speed Induction Video

Posted by: admin  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 10.0/10 (3 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

How to Become A Touching Heart Leader Using Hypnosis Techniques?

Posted by: admin  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Pada saat saya menjadi speaker di sebuah talk show tentang Past Life Regression (yaitu memasuki kehidupan lalu menggunakan metode hypnosis) di Jakarta, ada seorang lelaki muda maju ke depan dan bertanya kepada saya sambil membawa sebuah foto, “Bu, apa bisa saya mengetahui kehidupan lalu saya dengan Bapak ini?” katanya sambil menyodorkan sebuah foto seorang bapak setengah baya. Kemudian dia menceritakan bahwa bapak tersebut adalah pimpinan di perusahaannya dan lelaki muda itu adalah staffnya. “Bapak begitu baik kepada saya. Dia membantu saya di mana orang lain tidak ada yang mau membantu. Karena itu saya mau tahu kenapa dia bisa begitu baik kepada saya padahal saya hanyalah staff bagian bawah di perusahaannya?” dia kembali meneruskan ceritanya kepada saya. Andaikan Anda melihat matanya seperti saya melihatnya saat itu, Anda pun akan melihat matanya yang berkaca-kaca dengan tangan sedikit bergetar. Saya rasa dia tengah menahan tangis haru. Cerita berakhir di situ setelah saya minta dia untuk berlatih memasuki kehidupan lalu dengan mengggunakan CD Journey.

Tidak beberapa bulan kemudian, seorang bapak setengah baya datang ke tempat terapi saya. Begitu melihat wajahnya, saya langsung mengenalinya. Dia bapak pimpinan perusahaan yang ada di foto yang lelaki muda itu tunjukkan pada saya saat talk show! What a coincidence! Although I don’t believe such things as coincidence. Jadi saya berpikir pasti ada alasannya peristiwa ini terjadi dan hal itu membuat saya bersemangat. Bapak itu mengatakan tujuannya datang ke terapi untuk melakukan spiritual journey ke kehidupan lalu dan higher self. Dia bercerita tentang pengalaman spiritualnya beberapa puluh tahun lalu yang menjadi titik perubahannya dari seseorang yang keras menjadi seseorang yang memimpin dengan hati. No wonder dia bisa menyentuh hati staffnya itu, pikir saya. Setelah beberapa sesi terapi, kami jadi berteman. Bapak itu teman bicara yang sangat menyenangkan. Dan dalam berbagai kesempatan pertemuan kami, saya pun sering merasakan hati saya tersentuh. Kemudian saya amati dirinya dan saya menemukan beberapa kunci mengapa dia bisa menyentuh hati! Saya pun berpikir lagi di dalam hati, mungkin inilah alasan saya mengalami concidence ini, untuk menemukan kunci-kunci menyentuh hati lalu saya sharingkan kepada Anda melalui artikel ini.

Kisah lainnya tentang pemimpin yang menyentuh hati saya dapatkan dari seorang karyawati. Dia menceritakan kepada saya betapa ibu pemilik toko tempat dia bekerja sangat baik. Ibu tersebut mempercayakan kunci toko dan uang penjualan kepadanya dan dia mengatakan, “Sekuat tenaga saya menjaga kepercayaan ibu.” Luar biasa, bukan? Bagi Anda yang memiliki perusahaan atau bisnis, Anda pasti merasakan betapa sulitnya mencari karyawan yang bisa dipercaya apalagi dalam hal memegang uang. Jangankan para pebisnis atau pengusaha, ibu-ibu rumah tangga pun tidak mudah mencari pembantu atau suster yang bisa sangat dipercaya dan jujur, betul kan ibu-ibu? Tapi karyawati ini sekuat tenaga menjaga kepercayaan, apa sebabnya? Karena hatinya telah tersentuh! Dari obrolan kami, dia bercerita setelah pertemuannya dengan ibu, hidupnya berubah. Tadinya dia dan suami tidak memiliki pekerjaan, ibu pemilik toko menerimanya bekerja dan langsung memberi kepercayaan padanya. “Waktu itu saya sedang sedih, anak perempuan saya yang sedang beranjak remaja sangat kurang ajar kepada saya. Dia sering memerintah saya dengan kata-kata kasar. Dia tidak mau tinggal dengan saya karena setiap hari cuma makan tempe dan tahu, dia kabur ke rumah neneknya karena setiap hari ada lauknya. Setiap hari saya menangis. Begitu bertemu ibu, saya tidak tahan dan langsung menceritakan kisah hidup saya kepada ibu. Ibu mendengarkan dengan sabar dan saya merasa dimengerti. Ibu pun menasehati agar saya berdoa terus dan percaya pada Tuhan. Saya lakukan nasehatnya, dan mukjizat, belum sampai sebulan anak perempuan saya pulang ke rumah dan sudah mau makan tempe dan tahu.Kemudian suami saya pun diterima bekerja di sebuah perusahaan. Begitu bertemu ibu, hidup saya menjadi baik. Saya pun menuliskan surat syukur saya kepada ibu.” Wow, saya menemukan lagi kunci menyentuh hati.

Beberapa saat lalu, saya kedatangan seorang penyiar radio papan atas ke tempat terapi. Berawal dari sesi terapi akhirnya kami menjadi berteman. Dia menceritakan hal tentang dunia penyiar di radio. Dunia penyiaran lagi digandrungi, katanya. Banyak orang berlomba-lomba menjadi speaker di radio sebagai bagian dari publikasi dan promosi diri. Sampai-sampai mereka tidak ragu-ragu merogoh kocek untuk membeli jam siaran supaya bisa berbicara di radio-radio ternama. Tapi kemudian saya mengetahui dia tidak membeli jam tayang, justru dia ditawari untuk menjadi host sebuah acara di radio tersebut. Saya menjadi berpikir, apa penyebabnya dia bisa beruntung ditawari? Walau pun saya juga tidak percaya yang namanya keberuntungan tanpa sebab, pasti ada sebabnya dia bisa beruntung. Pertanyaan itu saya simpan di dalam hati. Sekian lama kami berteman dan banyak ngobrol, saya menemukan dia memiliki kepribadian yang hangat. Yang luar biasa, dia memiliki misi tentang dunia pendidikan. Jika dia bercerita tentang misinya, hati saya tersentuh ikut juga merasakan semangat kebaikannya. Dan dia telah menggandeng banyak pihak untuk juga menjalan misi tersebut.

Kisah-kisah para leader di atas merupakan orang-orang yang memimpin dengan menyentuh hati. Di dalam diri mereka seolah telah ter-built-in naluri untuk menyayangi, peduli dan membagikan kasih sayang kepada orang lain. Dan di situlah hati setiap orang menjadi tersentuh.

Di dunia yang sudah semakin kompleks ini dengan berbagai permasalah hidup yang mencekik leher. Kemacetan, biaya hidup yang tinggi, jam kerja yang menguras nyawa, suami/istri selingkuh kerena mereka pikir itu obat adrenalin untuk melepaskan diri dari kepenatan hidup, anak-anak yang sudah semakin menjauh karena orang tua tidak cukup waktu untuk bersama, belum lagi stress memikirkan bagaimana menaikkan omset bisnis atau gaji. Ya, itulah dunia yang harus dihadapi semua orang sekarang. Jika demikian, tidakkah Anda berpikir sudah bukan waktunya lagi Anda menjadi pemimpin yang direksional, yang hanya memberikan instruksi cara kerja yang baik? Karena sebaik apa pun Anda memberikan instruksi atau penjelasan cara kerja yang baik kepada para bawahan Anda, tidak akan berhasil! Instruksi itu akan mental bagai karet sampai akhirnya kena sendiri ke hidung Anda, dan tentunya itu membuat Anda kesal dan naik darah. Kemudian Anda pun berpikir “Kenapa karyawan saya tidak ngerti-ngerti? Apa ada yang salah dengan penjelasan saya? Saya merasa sudah menjelaskan dengan seksama dan menuntun step-by-step dengan rinci.”

Saya akan jelaskan mengapa intruksi Anda tidak akan berhasil dan pun saya akan jelaskan bagaimana instruksi Anda bisa menancap di subconscious mind karyawan Anda sehingga mereka akan bekerja dengan semaksimal mungkin, Anda mau?

Perhatikan penjelasan saya tentang dunia yang semakin kompleks di atas. Menurut Anda apakah karyawan Anda terkena imbas dari kompleksitas hidup yang semakin tinggi sekarang ini? Tentu saja, bukan hanya mereka, saya yakin Anda pun merasakan imbasnya! Jika mereka sedang merasakan imbas kehidupan yang semakin berat, menurut Anda apa yang mereka rasakan? Apa yang sedang dirasakan seorang istri/suami yang kedapatan pasangan hidupnya selingkuh? Apa yang dirasakan seseorang yang setiap hari harus menempuh perjalanan selama dua jam untuk sampai ke kantor karena mereka cuma mampu beli rumah nun jauh di pinggiran kota? Apa yang dirasakan seseorang yang anaknya sakit tapi gaji sangat mepet? Tentunya sangat tertekan; hati dan pikiran penuh oleh beban! Lalu bagaimana jika mereka adalah para karyawan Anda? Dan saat itu Anda memberikan instruksi untuk sebuah proyek dan Anda menjelaskan instruksi kerja dengan seksama dan detil? Atau bagaimana jika itu adalah Anda sendiri? Anda sedang dipusingkan beban hidup, pikiran dan hati Anda penuh permasalahan, lalu seorang atasan secara mandatori memberikan instruksi dan load pekerjaan dengan jelas dengan deadline yang tegas? Saya yakin, sebenarnya jika Anda bisa teriak saat itu, Anda akan teriak sambil menarik-narik rambut. Tidak tahan! Setelah itu, bagaimana Anda akan menjalankan tugas tersebut? Ya, tentu Anda pasti menjalankannya karena itu tuntutan kerja, tapi tidak dengan semangat dan niat maksimal yang biasanya Anda rasakan setiap kali Anda meng-gol-kan proyek. “Tidak ada passion itu. Hilang saja semangat yang dulu. Sekarang tidak bergairah dan loyo dalam bekerja.” begitu ungkap seorang karyawan yang tengah tertekan dalam terapi saya. Di momen seperti itu sebenarnya apa yang Anda butuhkan? Sederhana saja, seorang atasan yang mengerti situasi Anda. Seorang atasan yang akan menepuk pundak, mengambil kursi dan duduk di hadapan Anda sambil bertanya “Ok, apa yang sedang kamu pusingkan?” Setelah bercerita /curhat beberapa menit, Anda merasa dimengerti olehnya dan tiba-tiba saja beban mulai menghilang dan digantikan tekad ingin bekerja dengan baik Bukankah begitu? Itu jugalah yang dirasakan oleh para karyawan Anda. Mereka membutuhkan leader yang menyentuh hati, bukan lagi leader yang direksional! Jaman telah berubah, gaya leadership Anda pun sudah harus mulai berubah! Sekarang apakah Anda sudah mendapatkan gambaran alasan mengapa instruksi Anda seolah mental kepada karyawan-karyawan Anda?

Pikiran kita bekerja dengan mekanisme tertentu dan memilik layer-layer yang memiliki fungsinya masing-masing. Dan untuk bisa membuat komunikasi Anda diterima dengan baik, Anda perlu membuatnya menembus masuk ke layer subconscious mind mereka. Lalu bagaimana membuat komunikasi Anda masuk ke subconscious mind para karyawan Anda, para leader? Itulah teknik-teknik yang dipelajari dalam hypnosis dan hypnotherapy. Hypnosis adalah metode untuk membypass critical factor of the mind dan memasuki subconscious mind. Jika dalam komunikasi Anda, Anda tidak berhasil membypass critical factor para karyawan Anda maka sia-sialah instruksi Anda karena akan mental seperti bola karet yang memantul balik ke Anda setelah dilemparkan ke tembok yang keras.

Lalu bagaimana solusinya? Anggap saja setiap orang memiliki cangkir, setiap emosi negatif dalam pengalaman hidupnya seolah air kotor yang mereka tuangkan dalam cangkir tersebut. Jika cangkir itu sudah kepenuhan apalagi kepenuhannya dengan air kotor maka air apapun yang dituangkan akan tumpah. Maka cara yang bijaksana adalah buang dulu air kotor tersebut baru bisa dituangkan air bersih. Cara kerja subconscious mind kita pun sama seperti cangkir, jika terlalu banyak emosi negatif tersimpan maka semua energi akan terfokus dan terkuras di emosi tersebut sehingga tidak ada lagi ruang dan tenaga untuk hal lainnya. Begitulah yang terjadi jika karyawan Anda sedang kepenuhan air kotor. Dan di jaman yang serba sibuk ini, siapa yang tidak sedang kepenuhan emosi negatif? Untuk itulah teknik hypnotherapy perlu Anda terapkan jika Anda ingin bisa berkomunikasi efektif dengan para karyawan tersebut. Yang luar biasanya, hypnotherapy efektif sekali mengatasi masalah seperti ini sehingga bisa mentransformasi seseorang menjadi lebih baik. Untuk itulah saya akan ajarkan teknik hypnosis untuk Anda bisa menyentuh hati para karyawan Anda.

Setelah mengerti tentang subconscious mind, maka Anda telah tahu bahwa Anda perlu memasuki subconscious mind karyawan Anda supaya instruksi Anda dijalankan dengan baik. Untuk bisa memasuki subconscious mind tersebut, Anda perlu mem-bypass critical factor of the mind mereka. Maksudnya seperti ini, untuk bisa memasuki ruang bawah tanah tentu Anda harus melewati dulu pintu yang tertutup. Pintu yang tertutup itu adalah critical factor of the mind. Dan pintu critical factor of the mind setiap manusia bisa dibuka dan menutup dengan situasi dan teknik tertentu.

Berikut adalah tips sederhana tapi sangat powerful untuk Anda bisa menjadi a heart-touching leader:
Memberilah. Anda bisa memberi kepada karyawan Anda kapan pun Anda mau, misalkan Anda bisa membagikan kue hasil buatan istri Anda; oleh-oleh dari Bandung, tempat mertua Anda tinggal; satu pak buku tulis untuk anak OB (office boy) Anda; dan masih banyak lagi. Tapi tentu semua pemberian itu Anda lakukan dengan ketulusan. Dan semua itu tidak memerlukan kocek yang besar tapi hasilnya luaarr biasa besar. Bagaimana bisa demikian? Saya akan jelaskan. Menurut Anda apa yang dirasakan oleh seseorang jika diberi hadiah? Atau bagaimana rasanya Anda jika diberi hadiah? Rasanya hampir semua orang normal akan merasa gembira. Nah, gembira/bahagia adalah salah satu password untuk membuka critical factor. Setelah gembira maka pintu critical factor karyawan Anda terbuka. Saat pintu itu terbuka, kesan yang masuk ke subconscious mind mereka adalah “Atasan saya memberikan hadiah. Dia baik.” Plung! Masuk satu poin positif tentang Anda di dalam subconscious mereka. Jika Anda meneruskannya maka poin-poin positif tentang Anda memenuhi subconscious mind mereka maka Anda telah menyentuh hati mereka. Atau jika Anda dengan sungguh-sungguh membantu kesulitan hidup staff Anda seperti kisah di atas maka kesan mereka akan luar biasa tentang Anda dan hati mereka akan tersentuh oleh kebaikan leadernya, yaitu Anda.
Mendengarkan. Ada satu teknik yang bisa langsung menyentuh hati orang lain, yaitu menjadi pendengar yang baik dan tulus. Sesekali tanyakanlah bagaimana perkembangan ibu karyawan Anda yang sedang sakit; anak karyawan Anda yang baru saja terkena demam berdarah; atau tanyakan secara hati ke hati apa yang membuat penjualan marketing officer Anda menurun. Seringkali Anda akan terkejut akan jawabannya. Mereka akan curhat kepada Anda. Anda akan mengetahui betapa beratnya beban hidup mereka dan no wonder produktivitas mereka terus anjlok. Buka kesempatan bagi karyawan Anda untuk curhat kepada Anda. Sediakan waktu luang untuk ngobrol-ngobrol lebih akrab dengan mereka. Percayalah, setelah curhat kepada Anda, mereka akan lebih lega dan bisa lebih produktif. Pada saat curhat, otomatis pintu critical factor terbuka lapang sehingga momen itu memungkinkan mereka dengan mata berkaca-kaca menceritakan semua beban mereka. Itu bagus! Mereka sedang mengeluarkan air kotor dari subconscious mind. Pada saat selesai curhat, terdapat banyak tempat kosong di subconscious mind mereka karena air kotornya telah keluar. Nah, saat itulah Anda bisa memberikan sugesti, motivasi, solusi bahkan nasehat instruksi kerja untuk meningkatkan produktivitas mereka. Ya, pintu critical factor mereka masih terbuka lebar sehingga memungkinkan Anda melakukan semua itu! Bahkan Anda pun memasukkan lagi satu poin positif ke dalam subconscious mind mereka, yaitu “Atasan saya mengerti dan mau mendengarkan kesulitan saya. Dia pengertian.” Anda telah menyentuh hatinya.
Berbuat baiklah di depan mereka. Jadilah teladan bagi mereka! Anda tidak akan menyangka betapa powerful efek dari melakukan kebaikan yang tulus di depan para karyawan. Seorang karyawan jaringan retail jewelry bercerita kepada saya tentang kebaikan ownernya yang bisa membuat semua karyawan toko jewelry tersebut melayani customer dengan sangat baik. “Kelebihan toko jewelry kami adalah di pelayanan yang luar biasa kepada customer dan itu yang membuat banyak customer toko lain pindah ke kami. Dulu para karyawan tidak demikian, tapi sejak kedatangan owner kami, semuanya berubah.” Ternyata owner tersebut terjun langsung melayani customer setiap kali ia berkunjung ke berbagai jaringan tokonya. Owner tersebut melayani dengan sabar bahkan ia memakaikan langsung perhiasan ke para customernya. Biasanya, toko jewelry cenderung lebih melayani orang-orang yang berpenampilan perlente. Orang-orang yang terlihat kere akan dinomorduakan karena rasanya hampir tidak mungkin mereka mampu membeli jewelry jadi pastinya mereka cuma lihat-lihat atau coba-coba. Tapi owner toko ini melayani customer dengan sangat baik, bahkan dia tetap memakaikan jewelry kepada orang-orang yang terlihat rada kere. Owner itu mengatakan hal ini kepada para karyawannya, “Kita melakukan hal yang baik. Pada saat kita melayani dan memakaikan perhiasan pada customer, mereka akan terlihat semakin indah dan kita telah membuat mereka bahagia. Dan membuat orang lain tersenyum bahagia adalah kebaikan yang bisa kita berikan. Bahkan bagi orang-orang yang kurang mampu bisa memakai perhiasan indah walaupun hanya beberapa menit yaitu saat kita pakaikan perhiasan kita kepada mereka, itu merupakan gift yang indah buat mereka, mungkin hanya itu saja kesempatan yang mereka miliki untuk mencoba memakai perhiasan indah. Bukankah kita telah memberikan kebahagiaan buat mereka?” Kata-kata dan kebaikan owner tersebut menyentuh hati para karyawannya. Dan mulai saat itu, semua karyawan melayani dengan sangat baik karena mereka sedang melakukan perbuatan kebaikan setiap kali mereka melayani dan membuat para customer tersenyum bahagia. Luar biasa bukan?

Dengan memberi, Anda memasukkan kesan positif ke subconscious mind karyawan Anda sehingga mereka akan dengan senang hati melakukan instruksi Anda dengan maksimum karena mereka mau membalas kebaikan hati Anda. Dengan mendengarkan, Anda membantu mereka mengeluarkan air kotor dari subconscious mind mereka sehingga memungkinkan bagi Anda memberikan sugesti, motivasi dan nasehat untuk kemajuan diri karyawan tersebut. Dengan berbuat kebaikan langsung di depan mereka, Anda membuka hati dan jika hati telah terbuka maka keajaiban kebaikan bisa terjadi. Dengan melakukan hal-hal di atas secara konsisten, Anda akan menjadi seorang leader yang sangat istimewa yaitu a touching heart leader. Leader yang memimpin dengan kebaikan. Dan percayalah… kebaikan, ketulusan, kasih sayang adalah password untuk membuka critical factor of the mind. Itulah teknik hypnosis yang sangat powerful yang bisa Anda mulai terapkan untuk efek yang sangat dasyat!

Namun jika ternyata setelah menjalankan semua teknik hypnosis menyentuh hati di atas, para karyawan Anda atau bahkan Anda sendiri masih terlihat loyo dan kinerja terus merosot maka Anda bisa membawa mereka ke sesi hypnotherapy, mereka atau Anda sudah dalam tahap membutuhkan therapeutic untuk melepaskan beban-beban tersebut.
Atau jika Anda ingin staff HRD Anda bisa mlakukan terapi melepaskan beban para karyawan di kantor atau perusahaan Anda untuk bisa meningkatkan semangat kerja maka Anda bisa mengirimkan mereka mengikuti training saya, “Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training”. Di training ini, saya akan mengajarkan berbagai metode therapeutic hypnotherapy dan metode yang saya kembangkan yaitu “Wisdom Therapy”, sebuah metode therapeutic terstruktur untuk melakukan transformasi kepada diri sendiri dan orang lain. Info lengkap silahkan kunjungi http://www.nathaliainstitute.com
Nathalia Sunaidi, C.Ht

http://www.nathaliainstitute.com

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 1.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Hanya Lara Yang Tahu

Posted by: admin  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Beberapa hari yang lalu sebelum saya berangkat mengajar, ketika sedang mengambil air panas di dispenser untuk membuat sereal, tertonton oleh saya berita di TV tentang seorang anak SD yang meninggal karena bermain smack down bersama dua orang temannya di sekolah. Di badan anak yang meninggal tersebut terdapat memar-memar akibat kekerasan yang dilakukan oleh dua orang teman sesusianya, bahkan salah satunya adalah anak perempuan. Sambil lalu saya mendengar isak tangis ayah anak yang meninggal itu di TV. Tragis, itulah kata yang ada di pikiran saya saat itu. Kemudian saya meminum sereal saya dan berangkat ke preschool tempat saya mengajar.

Setibanya saya di sekolah, seperti biasa saya menyapa murid-murid kecil saya. Ketika saya memasuki kelas, saya melihat murid saya, sebut saja namanya Lara, sedang mengeringkan lantai yang basah dengan baju seragamnya. Saya dekati dia, terlihat air minumnya tumpah membasahi lantai kelas, dan ia sedang berusaha mengeringkannya dengan baju dan celana seragamnya. Saya berkata padanya, “Bukan begitu cara mengeringkannya. Kamu bisa mengambil kain lap dari meja dan mengeringkannya dengan kain lap itu. Kalau begini baju kamu jadi basah.” Kemudian saya menyalinkan bajunya. Ketika saya mengeluarkan baju bersih dari tasnya, dia berkata, “Dari semalam saya sudah bilang ke mami, saya mau pakai baju princess ini. Bagus ya, miss, baju princess saya.” Saat itu langsung terbersit di pikiran saya, ada kemungkinan dia menumpahkan minumnya dengan sengaja supaya bisa memakai baju princess-nya. Saya tanyakan pada dia, “Lara, minum kamu tumpah disengaja atau tidak?” Dengan cepat dia menjawab, “Aku tidak sengaja, miss.” Untuk memastikannya saya tanya dia sekali lagi dan jawabannya tetap sama, tidak sengaja. Tapi untuk benar-benar memastikan, saya tanyakan sekali lagi, “Coba kamu pikir-pikir lagi, tadi minum kamu tumpah sengaja atau tidak sengaja?” Tiba-tiba dia menjawab sambil menunduk, “Aku tidak tahu, miss.” Akhirnya saya berkata pada Lara, murid kecil saya yang berusia empat tahun itu, “Kalau kamu bohong, miss tidak bisa tahu kamu sedang bohong atau tidak. Kalau kamu tidak berbohong pun, miss tetap tidak tahu. Tapi ada yang tahu kamu berbohong atau tidak yaitu diri kamu sendiri.” Setelah berkata demikian, saya salinkan baju seragamnya yang basah dengan gaun princess-nya yang indah itu dan dia duduk kembali bersama teman-temannya.

Setelah beberapa menit, tiba-tiba Lara menangis sambil berkata “Saya tidak mau pakai baju princess ini. Saya mau tukar lagi dengan baju seragam saya.” Sambil bingung, saya berkata padanya, “Baju seragam kamu sudah basah. Pakai baju princess ini cantik, kok.” Tapi tetap saja dia menangis minta digantikan baju. Karena saya harus mengajar ke kelas lain, maka asisten guru yang menghibur Lara.

Siangnya, saya membacakan buku cerita moral tentang berbohong kepada murid-murid kecil saya, Lara juga ada di kelas itu. Saya bercerita tentang seorang anak perempuan yang suka sekali berbohong sampai tidak ada lagi yang percaya padanya. Yang lucunya, sepanjang saya membacakan buku cerita tersebut, Lara menundukkan kepalanya sambil memegangi baju princess yang dipakainya. Setelah saya selesai bercerita, dia mendatangi saya sambil berkata, “Saya tidak mau bohong lagi, miss.” Lalu saya berkata padanya, “Kalau kamu mau memakai baju princess kamu, bukan begitu caranya. Kamu kan bisa memakainya setelah pulang sekolah, teman-teman dan miss juga masih bisa melihatnya, kok.”

Kejadian Lara ini membuat saya teringat kembali berita di TV tentang anak SD yang meninggal ketika bermain smack down. Anak-anak SD itu tidak tahu yang mereka lakukan adalah hal yang berbahaya karena tidak ada yang memberi tahu mereka tentang hal itu. Mereka melakukan itu berdasarkan keinginan mereka untuk bermain dengan teman-teman. Sama dengan Lara, murid kecil saya, dia tidak tahu bahwa cara berbohong itu adalah hal yang buruk. Dia hanya mencari cara untuk mewujudkan keinginannya yaitu mengganti baju seragamnya sehingga ia bisa memakai baju princess-nya. Sangat sederhana, anak-anak SD itu dan juga Lara memiliki persamaan yang mendasar yaitu ingin mewujudkan keinginan-keinginan kecil mereka. Hanya saja mereka melakukannya dengan cara yang tidak benar.

Dua kejadian itu membuat saya merenung tentang betapa pentingnya bagi kita untuk mengajarkan moral-moral dasar kepada anak-anak kita bahkan kepada diri kita sendiri. Bayangkan bila anak-anak tersebut tumbuh besar dan keinginan-keinginan mereka pun bertambah besar, jika tanpa adanya peletakan nilai-nilai moral tentang hal baik dan buruk, mereka akan melakukan cara apa pun untuk memenuhi keinginan-keinginan mereka. Jika mereka sekecil itu bisa melakukan hal-hal seperti demikian untuk memenuhi keinginan-keinginan kecil mereka, untuk bermain bersama teman-teman dan berganti baju, apa bisa terbayangkan apa yang akan mereka lakukan kelak untuk memenuhi keinginan-keinginan mereka sewaktu dewasa? Apa jadinya jika saat itu tiba kita belum meletakkan nilai-nilai moral tentang hal yang baik dan buruk kepada mereka atau kepada diri kita sendiri? Maka tidak mengherankan terjadinya kasus korupsi, pembunuhan, pencurian, pemerkosaan, dsb yang merajalela.Tapi selanjutnya akan muncul sebuah pertanyaan, nilai-nilai moral seperti apa yang bisa kita tanamkan untuk anak-anak kita dan bahkan untuk diri kita sendiri? Untuk menjawabnya, saya sertakan sebuah kisah perenungan berjudul “Tuan Dorma Muda Mencapai Pencerahan”. Nilai-nilai moral dalam kisah tersebut bisa dijadikan masukan sebagai bahan perenungan tentang nilai-nilai moral untuk anak-anak kita dan untuk kita sendiri.

Tuan Dorma muda sedang bermeditasi dalam. Dalam keadaan yang tenang dan ringan, di mana seolah-olah tuan Dorma muda berada di suatu tempat tanpa batas, begitu luas, tidak ada dinding-dinding yang membatasi dan tidak ada lantai yang ditapaki, tiba-tiba saja tuan Dorma muda mendengar suara lantang dari seorang nenek renta. Dengan nada suara tinggi, nenek renta itu berkata, “Gelas ini kotor sekali!” Lalu tuan Dorma muda melihat sebuah gelas kaca di dalam meditasinya. Gelas kaca itu begitu kotor di semua permukaannya, didalamnya penuh sarang laba-laba, debu dan kotoran yang menyelimuti. Gelas itu menjadi kusam dan tidak jernih.

Lalu masih di dalam meditasinya, tuan Dorma muda merenung, “Gelas kotor itu bagaikan tubuh ini. Jika tubuh ini kotor, penuh perbuatan keburukan dan tidak baik maka pikiran ini pun akan kotor dan tidak bersih. Bagaikan air murni yang dituangkan ke dalam gelas kotor itu maka airnya pun akan menjadi kotor, tidak lagi menjadi murni. Tetapi andaikan tubuh ini bersih dan penuh kebaikan maka pikiran murni yang akan berada didalamnya, bagaikan air murni yang dituangkan ke gelas bening maka air itu akan menjadi jernih bersinar.”

Tuan Dorma muda sadar bahwa tubuh ini yang memiliki lima indera yang senantiasa dipenuhi oleh keinginan-keinginan haruslah dikendalikan dengan latihan-latihan moral agar pikiran-pikiran yang baik dapat tumbuh didalamnya. Kemudian ia teringat kembali sebuah perenungan:

“Aku melatih diri menghindari pembunuhan.
Aku melatih diri menghindari pencurian.
Aku melatih diri menghindari perbuatan asusila.
Aku melatih diri menghindari ucapan yang tidak benar.
Aku melatih diri menghindari segala sesuatu (makanan/minuman/obat-obatan) yang dapat melemahkan kesadaran.”

Latihan-latihan moral ini tertanam kembali di dalam dirinya dan menjaganya dari perbuatan-perbuatan keburukan. Hari itu tuan Dorma muda mencapai satu titik pencerahan.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)

Jembatan Harapan

Posted by: admin  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sore itu perasaan Gedok sedang sangat kelam. Sepulang dari kerja ia langsung menyelonong masuk ke rumah dan berbaring di ranjangnya. Bagaimana perasaannya tidak kelam, dia sedang menanggung hutang ratusan juta rupiah!?!

Setahun yang lalu dia meminjam uang kepada beberapa relasi dekatnya. Bunga dari pinjaman tersebut dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Gedok menggunakan uang tersebut untuk membuka sebuah café. Bisnisnya berjalan lancar sekali, pengunjung café tersebut semakin banyak dan dia terus menambah fasilitas café-nya untuk menarik pengunjung lebih banyak lagi.

“Saat ini uang laba masih saya putar untuk mengembangkan café.” kata Gedok pada temannya yang waktu itu bertanya mengapa Gedok tidak membeli mobil. Tapi tiba-tiba sebulan yang lalu café itu terbakar habis. Ludes semua! Bahkan Gedok masih harus membayar beberapa perabot yang baru saja diantarkan minggu sebelumnya. Gedok panik dan takut tidak bisa membayar hutangnya pada kerabatnya. “Tidak enak hati. Tapi saya harus katakan saya belum bisa membayar hutang-hutang saya. Entah kapan bisa membayarnya, saya sama sekali tidak punya uang!” panik Gedok dalam hati.

Gedok adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan asing. Gajinya sedang-sedang saja, justru karena itulah ia membuka bisnis café untuk meningkatkan taraf hidupnya. Tapi ternyata musibah kebakaran itu terjadi. Rasa gundah tentang bagaimana caranya bisa membayar hutang-hutangnya menghantui setiap menit hari-harinya. Menyiksa! Bahkan niatan bunuh diri sempat terlintas di benaknya. Dalam keadaan setengah tidur dan setengah sadar, Gedok merasakan dirinya berada di sebuah pantai yag indah. “Sungguh, padahal saya waktu itu sedang tidur-tiduran di ranjang saya!” cerita Gedok pada pacarnya. “Saya berdiri membelakangi lautan yang sedang tenang di suasana sore hari yang teduh.

Tiba-tiba di hadapan saya berdiri banyak orang dalam formasi setengah lingkaran. Mereka terlihat begitu damai dan berwibawa. Ada yang memakai jubah putih panjang dengan jenggot dan rambut putih, ada yang memakai jas seperti seragam jenderal, ada wanita yang seperti peri, pokoknya mereka terlihat seperti malaikat yang ada di film-film! Dan mereka semua memandangi saya dengan senyum yang kalau kamu lihat akan membuat kamu damai.” lanjut cerita Gedok pada pacarnya. Gedok mengatakan seolah mereka sudah mengetahui permasalahan yang terjadi dalam hidup Gedok. Kemudian mereka berkata pada Gedok sambil menunjuk ke arah kanan atas, “Lihatlah ke lembah impian yang tercapai…” Lalu Gedok melihat ke sisi kirinya, “Di atas lembah di sebelah kiri langsung muncul gambaran film. Dan yang menjadi layarnya yang lebar itu adalah langit biru yang teduh.

Di film itu saya melihat saya sedang duduk di sebuah kantor. Mereka berkata – “Itulah kamu sedang berada di kantor pribadi kamu. Kamu adalah pemilik beberapa cabang café yang tersebar di seluruh kota.” – Saya bilang ke mereka boro-boro saya menjadi pemilik perusahaan itu, toh sekarang saya sedang dililit hutang dan tidak tahu kapan bisa membayarnya.” Kemudian para malaikat itu menunjukkan gambar-gambar lainnya. “Lalu saya melihat kamu di layar itu. Kamu sedang mengajar di hadapan para mahasiswa. Kamu terlihat sangat percaya diri dan menguasai materi yang kamu bawakan. Setelah itu saya melihat gambar ayah yang sedang mengawasi sebuah supermarket. Kemudian ada gambar ibu tapi tubuh ibu terlihat begitu langsing dan dia sedang mengelola sebuah restoran.”

Para malaikat mengatakan, “Itulah masa depan kalian, impian yang tercapai.” Gedok menjawab, “Tapi sekarang ayah saya hanya memiliki toko sederhana. Tiap malam ia hanya menonton TV dan tertidur di sofa sampai acara TV selesai. Ibu saya gemuk lagipula ia hanya ibu rumah tangga yang sekali-kali membantu ayah di toko. Sedangkan saya saat ini sedang terlilit hutang, entah bisa bangkit atau tidak. Mana mungkin itu adalah masa depan kami?” Tiba-tiba muncul sebuah pijakan di depan Gedok diikuti siluet jembatan melengkung yang mengarah ke lembah impian yang tercapai. “Kebanyakan dari kalian tidak pernah melanjutkan hidup. Kallian hanya terpaku di tempat. Atau bahkan kalian membuat jembatan ke arah yang berlawanan. Ayah dan ibu kamu membangun jembatan ke arah yang berlawanan.

Coba kamu renungkan apa yang mereka selalu utarakan?” tanya salah seorang malaikat berjenggot putih pada Gedok. “Ayah sering bilang rejeki sudah dipatok dan mustahil dia menjadi kaya karena orang tuanya dulu pun mengatakan hal yang sama.” Lalu muncul gambaran ayahnya di samping Gedok dengan pijakan-pijakan jembatan yang mengarah ke arah sebaliknya. “Kamu lihat kan, pikiran dan ucapan ayah kamu membuat jembatan ke arah yang berlawanan? Begitu juga yang terjadi dengan ibumu, dia tidak pernah mengembangkan potensinya. Makanya jembatan mereka mengantar mereka ke kehidupan sekarang ini, bukan ke masa depan yang semestinya menjadi potensi mereka.

Sedangkan kamu hanya terpaku di tempatmu saja.”"Bagaimana lagi? Saya sudah tidak tahu lagi harus ngapain. Sudah ludes semua!”"Buatlah harapan. Harapan akan membuat kamu tetap hidup. Saat ini apa yang paling kamu harapkan?”"Saya hanya berharap saya bisa berbicara dengan baik-baik dengan kerabat saya dan menegosiasikan perpanjangan waktu untuk membayar hutang-hutang saya.” Tiba-tiba muncul sebuah pijakan di hadapan Gedok. “Apa ini?” tanya Gedok.”Jembatan harapan mulai terbangun. Jembatan ini terbuat dari harapan. Dan harapan akan membuat kamu tetap hidup.” Kemudian Gedok terbangun dengan masih terngiang kata “Harapan akan membuat kamu tetap hidup” di pikirannya. “Saya bermimpi, tapi mimpi itu nyata banget!” kata Gedok menutup percakapannya dengan pacarnya.

Dalam hidup kadang kita dihadapkan pada situasi yang membuat kita depresi dan sangat tertekan. Di saat seperti itu seolah tidak ada jalan keluar yang bisa ditemukan. Maka kata bunuh diri bisa terngiang di pikiran dan terdengar menjadi satu-satunya solusi. Tapi ada satu hal yang perlu kita ingat, di hadapan kita selalu terdapat berbagai potensi masa depan terbaik yang bisa kita capai dalam hidup ini. Jika saya memprogresi para klien saya ke masa depan mereka, mereka akan melihat potensi masa depan mereka begitu mengagumkan.

Dan masa depan yang dimunculkan oleh alam bawah sadar itu adalah masa depan yang sangat mungkin diraih karena itu merupakan projection dari segala potensi/talenta yang ada di dalam diri kita.Ada sebuah cerita ilustrasi di mana seorang anak perempuan remaja selalu melihat gambaran-gambaran yang tersorot dari dahi setiap orang. Anak perempuan itu kemudian menanyakan hal tersebut pada mamanya, “Mom, apa sih gambaran-gambaran yang selalu aku lihat di depan dahi setiap orang?” Jawab mamanya, “Oh, itu adalah masa depan mereka yang tercipta dari pikiran, ucapan dan tindakan mereka. Tapi nak, coba kamu lihat gambaran-gambaran yang ada di atas kepala mereka.

Itulah masa depan terbaik yang semestinya bisa mereka raih. Kamu lihat di dahi pemuda itu tersorot dia akan meninggal akibat HIV/AIDS karena kemarin dia baru saja berhubungan seksual dengan salah seorang wanita pengidap HIV+ yang dia temui di pesta. Padahal kamu lihat, kan, di atas kepalanya ada gambaran dia sedang memandang gedung pencakar langit miliknya yang dia namakan sesuai namanya?”

Selalu ada potensi masa depan terbaik yang sedang terbentang di hadapan kita yaitu di lembah impian yang tercapai. Dan impian itu bisa kita capai dengan membangun jembatan harapan langkah demi langkah. Pacar saya, Gunawan, mengatakan jembatan harapan itu adalah planning yang kita buat dalam meraih goal kita. Tapi saya lebih suka menyebut jembatan itu adalah harapan-harapan yang kita buat dimulai dari posisi kita sekarang sampai ke impian terindah kita. (Bisakah Anda melihat perbedaan pola pikir kami?

Gunawan adalah dominan otak kiri yang selalu merasionalkan segala hal dan saya adalah dominan otak kanan yang selalu mengikuti hati dan keindahan). “Apa pun boleh hilang. Asal jangan hilang harapan” (kata-kata ini saya kutip dari kartu nama seorang guru spiritual yang saya kagumi)(dan saya menambahkan) karena harapan membuat kita tetap hidup. www.nathaliainstitute.com

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes