Archives

Hanya Lara Yang Tahu

Artikel

Beberapa hari yang lalu sebelum saya berangkat mengajar, ketika sedang mengambil air panas di dispenser untuk membuat sereal, tertonton oleh saya berita di TV tentang seorang anak SD yang meninggal karena bermain smack down bersama dua orang temannya di sekolah. Di badan anak yang meninggal tersebut terdapat memar-memar akibat kekerasan yang dilakukan oleh dua orang teman sesusianya, bahkan salah satunya adalah anak perempuan. Sambil lalu saya mendengar isak tangis ayah anak yang meninggal itu di TV. Tragis, itulah kata yang ada di pikiran saya saat itu. Kemudian saya meminum sereal saya dan berangkat ke preschool tempat saya mengajar.

Setibanya saya di sekolah, seperti biasa saya menyapa murid-murid kecil saya. Ketika saya memasuki kelas, saya melihat murid saya, sebut saja namanya Lara, sedang mengeringkan lantai yang basah dengan baju seragamnya. Saya dekati dia, terlihat air minumnya tumpah membasahi lantai kelas, dan ia sedang berusaha mengeringkannya dengan baju dan celana seragamnya. Saya berkata padanya, “Bukan begitu cara mengeringkannya. Kamu bisa mengambil kain lap dari meja dan mengeringkannya dengan kain lap itu. Kalau begini baju kamu jadi basah.” Kemudian saya menyalinkan bajunya. Ketika saya mengeluarkan baju bersih dari tasnya, dia berkata, “Dari semalam saya sudah bilang ke mami, saya mau pakai baju princess ini. Bagus ya, miss, baju princess saya.” Saat itu langsung terbersit di pikiran saya, ada kemungkinan dia menumpahkan minumnya dengan sengaja supaya bisa memakai baju princess-nya. Saya tanyakan pada dia, “Lara, minum kamu tumpah disengaja atau tidak?” Dengan cepat dia menjawab, “Aku tidak sengaja, miss.” Untuk memastikannya saya tanya dia sekali lagi dan jawabannya tetap sama, tidak sengaja. Tapi untuk benar-benar memastikan, saya tanyakan sekali lagi, “Coba kamu pikir-pikir lagi, tadi minum kamu tumpah sengaja atau tidak sengaja?” Tiba-tiba dia menjawab sambil menunduk, “Aku tidak tahu, miss.” Akhirnya saya berkata pada Lara, murid kecil saya yang berusia empat tahun itu, “Kalau kamu bohong, miss tidak bisa tahu kamu sedang bohong atau tidak. Kalau kamu tidak berbohong pun, miss tetap tidak tahu. Tapi ada yang tahu kamu berbohong atau tidak yaitu diri kamu sendiri.” Setelah berkata demikian, saya salinkan baju seragamnya yang basah dengan gaun princess-nya yang indah itu dan dia duduk kembali bersama teman-temannya.

Setelah beberapa menit, tiba-tiba Lara menangis sambil berkata “Saya tidak mau pakai baju princess ini. Saya mau tukar lagi dengan baju seragam saya.” Sambil bingung, saya berkata padanya, “Baju seragam kamu sudah basah. Pakai baju princess ini cantik, kok.” Tapi tetap saja dia menangis minta digantikan baju. Karena saya harus mengajar ke kelas lain, maka asisten guru yang menghibur Lara.

Siangnya, saya membacakan buku cerita moral tentang berbohong kepada murid-murid kecil saya, Lara juga ada di kelas itu. Saya bercerita tentang seorang anak perempuan yang suka sekali berbohong sampai tidak ada lagi yang percaya padanya. Yang lucunya, sepanjang saya membacakan buku cerita tersebut, Lara menundukkan kepalanya sambil memegangi baju princess yang dipakainya. Setelah saya selesai bercerita, dia mendatangi saya sambil berkata, “Saya tidak mau bohong lagi, miss.” Lalu saya berkata padanya, “Kalau kamu mau memakai baju princess kamu, bukan begitu caranya. Kamu kan bisa memakainya setelah pulang sekolah, teman-teman dan miss juga masih bisa melihatnya, kok.”

Kejadian Lara ini membuat saya teringat kembali berita di TV tentang anak SD yang meninggal ketika bermain smack down. Anak-anak SD itu tidak tahu yang mereka lakukan adalah hal yang berbahaya karena tidak ada yang memberi tahu mereka tentang hal itu. Mereka melakukan itu berdasarkan keinginan mereka untuk bermain dengan teman-teman. Sama dengan Lara, murid kecil saya, dia tidak tahu bahwa cara berbohong itu adalah hal yang buruk. Dia hanya mencari cara untuk mewujudkan keinginannya yaitu mengganti baju seragamnya sehingga ia bisa memakai baju princess-nya. Sangat sederhana, anak-anak SD itu dan juga Lara memiliki persamaan yang mendasar yaitu ingin mewujudkan keinginan-keinginan kecil mereka. Hanya saja mereka melakukannya dengan cara yang tidak benar.

Dua kejadian itu membuat saya merenung tentang betapa pentingnya bagi kita untuk mengajarkan moral-moral dasar kepada anak-anak kita bahkan kepada diri kita sendiri. Bayangkan bila anak-anak tersebut tumbuh besar dan keinginan-keinginan mereka pun bertambah besar, jika tanpa adanya peletakan nilai-nilai moral tentang hal baik dan buruk, mereka akan melakukan cara apa pun untuk memenuhi keinginan-keinginan mereka. Jika mereka sekecil itu bisa melakukan hal-hal seperti demikian untuk memenuhi keinginan-keinginan kecil mereka, untuk bermain bersama teman-teman dan berganti baju, apa bisa terbayangkan apa yang akan mereka lakukan kelak untuk memenuhi keinginan-keinginan mereka sewaktu dewasa? Apa jadinya jika saat itu tiba kita belum meletakkan nilai-nilai moral tentang hal yang baik dan buruk kepada mereka atau kepada diri kita sendiri? Maka tidak mengherankan terjadinya kasus korupsi, pembunuhan, pencurian, pemerkosaan, dsb yang merajalela.Tapi selanjutnya akan muncul sebuah pertanyaan, nilai-nilai moral seperti apa yang bisa kita tanamkan untuk anak-anak kita dan bahkan untuk diri kita sendiri? Untuk menjawabnya, saya sertakan sebuah kisah perenungan berjudul “Tuan Dorma Muda Mencapai Pencerahan”. Nilai-nilai moral dalam kisah tersebut bisa dijadikan masukan sebagai bahan perenungan tentang nilai-nilai moral untuk anak-anak kita dan untuk kita sendiri.

Tuan Dorma muda sedang bermeditasi dalam. Dalam keadaan yang tenang dan ringan, di mana seolah-olah tuan Dorma muda berada di suatu tempat tanpa batas, begitu luas, tidak ada dinding-dinding yang membatasi dan tidak ada lantai yang ditapaki, tiba-tiba saja tuan Dorma muda mendengar suara lantang dari seorang nenek renta. Dengan nada suara tinggi, nenek renta itu berkata, “Gelas ini kotor sekali!” Lalu tuan Dorma muda melihat sebuah gelas kaca di dalam meditasinya. Gelas kaca itu begitu kotor di semua permukaannya, didalamnya penuh sarang laba-laba, debu dan kotoran yang menyelimuti. Gelas itu menjadi kusam dan tidak jernih.

Lalu masih di dalam meditasinya, tuan Dorma muda merenung, “Gelas kotor itu bagaikan tubuh ini. Jika tubuh ini kotor, penuh perbuatan keburukan dan tidak baik maka pikiran ini pun akan kotor dan tidak bersih. Bagaikan air murni yang dituangkan ke dalam gelas kotor itu maka airnya pun akan menjadi kotor, tidak lagi menjadi murni. Tetapi andaikan tubuh ini bersih dan penuh kebaikan maka pikiran murni yang akan berada didalamnya, bagaikan air murni yang dituangkan ke gelas bening maka air itu akan menjadi jernih bersinar.”

Tuan Dorma muda sadar bahwa tubuh ini yang memiliki lima indera yang senantiasa dipenuhi oleh keinginan-keinginan haruslah dikendalikan dengan latihan-latihan moral agar pikiran-pikiran yang baik dapat tumbuh didalamnya. Kemudian ia teringat kembali sebuah perenungan:

“Aku melatih diri menghindari pembunuhan.
Aku melatih diri menghindari pencurian.
Aku melatih diri menghindari perbuatan asusila.
Aku melatih diri menghindari ucapan yang tidak benar.
Aku melatih diri menghindari segala sesuatu (makanan/minuman/obat-obatan) yang dapat melemahkan kesadaran.”

Latihan-latihan moral ini tertanam kembali di dalam dirinya dan menjaganya dari perbuatan-perbuatan keburukan. Hari itu tuan Dorma muda mencapai satu titik pencerahan.

Jembatan Harapan

Artikel

Sore itu perasaan Gedok sedang sangat kelam. Sepulang dari kerja ia langsung menyelonong masuk ke rumah dan berbaring di ranjangnya. Bagaimana perasaannya tidak kelam, dia sedang menanggung hutang ratusan juta rupiah!?!

Setahun yang lalu dia meminjam uang kepada beberapa relasi dekatnya. Bunga dari pinjaman tersebut dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Gedok menggunakan uang tersebut untuk membuka sebuah café. Bisnisnya berjalan lancar sekali, pengunjung café tersebut semakin banyak dan dia terus menambah fasilitas café-nya untuk menarik pengunjung lebih banyak lagi.

“Saat ini uang laba masih saya putar untuk mengembangkan café.” kata Gedok pada temannya yang waktu itu bertanya mengapa Gedok tidak membeli mobil. Tapi tiba-tiba sebulan yang lalu café itu terbakar habis. Ludes semua! Bahkan Gedok masih harus membayar beberapa perabot yang baru saja diantarkan minggu sebelumnya. Gedok panik dan takut tidak bisa membayar hutangnya pada kerabatnya. “Tidak enak hati. Tapi saya harus katakan saya belum bisa membayar hutang-hutang saya. Entah kapan bisa membayarnya, saya sama sekali tidak punya uang!” panik Gedok dalam hati.

Gedok adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan asing. Gajinya sedang-sedang saja, justru karena itulah ia membuka bisnis café untuk meningkatkan taraf hidupnya. Tapi ternyata musibah kebakaran itu terjadi. Rasa gundah tentang bagaimana caranya bisa membayar hutang-hutangnya menghantui setiap menit hari-harinya. Menyiksa! Bahkan niatan bunuh diri sempat terlintas di benaknya. Dalam keadaan setengah tidur dan setengah sadar, Gedok merasakan dirinya berada di sebuah pantai yag indah. “Sungguh, padahal saya waktu itu sedang tidur-tiduran di ranjang saya!” cerita Gedok pada pacarnya. “Saya berdiri membelakangi lautan yang sedang tenang di suasana sore hari yang teduh.

Tiba-tiba di hadapan saya berdiri banyak orang dalam formasi setengah lingkaran. Mereka terlihat begitu damai dan berwibawa. Ada yang memakai jubah putih panjang dengan jenggot dan rambut putih, ada yang memakai jas seperti seragam jenderal, ada wanita yang seperti peri, pokoknya mereka terlihat seperti malaikat yang ada di film-film! Dan mereka semua memandangi saya dengan senyum yang kalau kamu lihat akan membuat kamu damai.” lanjut cerita Gedok pada pacarnya. Gedok mengatakan seolah mereka sudah mengetahui permasalahan yang terjadi dalam hidup Gedok. Kemudian mereka berkata pada Gedok sambil menunjuk ke arah kanan atas, “Lihatlah ke lembah impian yang tercapai…” Lalu Gedok melihat ke sisi kirinya, “Di atas lembah di sebelah kiri langsung muncul gambaran film. Dan yang menjadi layarnya yang lebar itu adalah langit biru yang teduh.

Di film itu saya melihat saya sedang duduk di sebuah kantor. Mereka berkata – “Itulah kamu sedang berada di kantor pribadi kamu. Kamu adalah pemilik beberapa cabang café yang tersebar di seluruh kota.” – Saya bilang ke mereka boro-boro saya menjadi pemilik perusahaan itu, toh sekarang saya sedang dililit hutang dan tidak tahu kapan bisa membayarnya.” Kemudian para malaikat itu menunjukkan gambar-gambar lainnya. “Lalu saya melihat kamu di layar itu. Kamu sedang mengajar di hadapan para mahasiswa. Kamu terlihat sangat percaya diri dan menguasai materi yang kamu bawakan. Setelah itu saya melihat gambar ayah yang sedang mengawasi sebuah supermarket. Kemudian ada gambar ibu tapi tubuh ibu terlihat begitu langsing dan dia sedang mengelola sebuah restoran.”

Para malaikat mengatakan, “Itulah masa depan kalian, impian yang tercapai.” Gedok menjawab, “Tapi sekarang ayah saya hanya memiliki toko sederhana. Tiap malam ia hanya menonton TV dan tertidur di sofa sampai acara TV selesai. Ibu saya gemuk lagipula ia hanya ibu rumah tangga yang sekali-kali membantu ayah di toko. Sedangkan saya saat ini sedang terlilit hutang, entah bisa bangkit atau tidak. Mana mungkin itu adalah masa depan kami?” Tiba-tiba muncul sebuah pijakan di depan Gedok diikuti siluet jembatan melengkung yang mengarah ke lembah impian yang tercapai. “Kebanyakan dari kalian tidak pernah melanjutkan hidup. Kallian hanya terpaku di tempat. Atau bahkan kalian membuat jembatan ke arah yang berlawanan. Ayah dan ibu kamu membangun jembatan ke arah yang berlawanan.

Coba kamu renungkan apa yang mereka selalu utarakan?” tanya salah seorang malaikat berjenggot putih pada Gedok. “Ayah sering bilang rejeki sudah dipatok dan mustahil dia menjadi kaya karena orang tuanya dulu pun mengatakan hal yang sama.” Lalu muncul gambaran ayahnya di samping Gedok dengan pijakan-pijakan jembatan yang mengarah ke arah sebaliknya. “Kamu lihat kan, pikiran dan ucapan ayah kamu membuat jembatan ke arah yang berlawanan? Begitu juga yang terjadi dengan ibumu, dia tidak pernah mengembangkan potensinya. Makanya jembatan mereka mengantar mereka ke kehidupan sekarang ini, bukan ke masa depan yang semestinya menjadi potensi mereka.

Sedangkan kamu hanya terpaku di tempatmu saja.”"Bagaimana lagi? Saya sudah tidak tahu lagi harus ngapain. Sudah ludes semua!”"Buatlah harapan. Harapan akan membuat kamu tetap hidup. Saat ini apa yang paling kamu harapkan?”"Saya hanya berharap saya bisa berbicara dengan baik-baik dengan kerabat saya dan menegosiasikan perpanjangan waktu untuk membayar hutang-hutang saya.” Tiba-tiba muncul sebuah pijakan di hadapan Gedok. “Apa ini?” tanya Gedok.”Jembatan harapan mulai terbangun. Jembatan ini terbuat dari harapan. Dan harapan akan membuat kamu tetap hidup.” Kemudian Gedok terbangun dengan masih terngiang kata “Harapan akan membuat kamu tetap hidup” di pikirannya. “Saya bermimpi, tapi mimpi itu nyata banget!” kata Gedok menutup percakapannya dengan pacarnya.

Dalam hidup kadang kita dihadapkan pada situasi yang membuat kita depresi dan sangat tertekan. Di saat seperti itu seolah tidak ada jalan keluar yang bisa ditemukan. Maka kata bunuh diri bisa terngiang di pikiran dan terdengar menjadi satu-satunya solusi. Tapi ada satu hal yang perlu kita ingat, di hadapan kita selalu terdapat berbagai potensi masa depan terbaik yang bisa kita capai dalam hidup ini. Jika saya memprogresi para klien saya ke masa depan mereka, mereka akan melihat potensi masa depan mereka begitu mengagumkan.

Dan masa depan yang dimunculkan oleh alam bawah sadar itu adalah masa depan yang sangat mungkin diraih karena itu merupakan projection dari segala potensi/talenta yang ada di dalam diri kita.Ada sebuah cerita ilustrasi di mana seorang anak perempuan remaja selalu melihat gambaran-gambaran yang tersorot dari dahi setiap orang. Anak perempuan itu kemudian menanyakan hal tersebut pada mamanya, “Mom, apa sih gambaran-gambaran yang selalu aku lihat di depan dahi setiap orang?” Jawab mamanya, “Oh, itu adalah masa depan mereka yang tercipta dari pikiran, ucapan dan tindakan mereka. Tapi nak, coba kamu lihat gambaran-gambaran yang ada di atas kepala mereka.

Itulah masa depan terbaik yang semestinya bisa mereka raih. Kamu lihat di dahi pemuda itu tersorot dia akan meninggal akibat HIV/AIDS karena kemarin dia baru saja berhubungan seksual dengan salah seorang wanita pengidap HIV+ yang dia temui di pesta. Padahal kamu lihat, kan, di atas kepalanya ada gambaran dia sedang memandang gedung pencakar langit miliknya yang dia namakan sesuai namanya?”

Selalu ada potensi masa depan terbaik yang sedang terbentang di hadapan kita yaitu di lembah impian yang tercapai. Dan impian itu bisa kita capai dengan membangun jembatan harapan langkah demi langkah. Pacar saya, Gunawan, mengatakan jembatan harapan itu adalah planning yang kita buat dalam meraih goal kita. Tapi saya lebih suka menyebut jembatan itu adalah harapan-harapan yang kita buat dimulai dari posisi kita sekarang sampai ke impian terindah kita. (Bisakah Anda melihat perbedaan pola pikir kami?

Gunawan adalah dominan otak kiri yang selalu merasionalkan segala hal dan saya adalah dominan otak kanan yang selalu mengikuti hati dan keindahan). “Apa pun boleh hilang. Asal jangan hilang harapan” (kata-kata ini saya kutip dari kartu nama seorang guru spiritual yang saya kagumi)(dan saya menambahkan) karena harapan membuat kita tetap hidup. www.nathaliainstitute.com

Fenomena Alam Bawah Sadar Membengkak

Artikel

Dalam kehidupan ini pastinya setiap orang mengharapkan kebahagiaan. Seorang istri mengharapkan suami yang baik dan anak-anak yang manis. Seorang suami mengharapkan karier yang lancar sehingga bisa menghidupi istri, anak dan orang tua. Seorang anak mengaharapkan orang tua yang saling menyayangi. Seorang pebisnis mengharapkan anak buah yang semangat dan bekerja dengan giat. Karyawan mengharapkan atasan yang pengertian dan membimbing.

Tapi apa yang terjadi dalam kenyataannya? Seorang istri menjadi tertekan karena suami yang pemarah dan anak-anak yang membangkang. Suami menjadi tidak lagi penyayang karena tekanan untuk mencari uang menghabiskan seluruh energinya. Anak-anak sedih dan tertekan karena orang tua yang tidak lagi hangat malah sering sekali bertengkar dengan suara keras dan tangisan. Seorang atasan tidak lagi bisa membimbing karena urusan rumah tangga yang sedang kacau. Karyawan tidak lagi bekerja dengan ceria karena tekanan load pekerjaan yang menggunung bahkan karyawan itu hampir menghabiskan semua waktunya untuk bekerja, tidak ada lagi tawa kebersamaan dengan istri dan anak-anak.

Tidakkah Anda mengamati situasi kehidupan yang banyak terjadi sekarang? Kita menjadi tidak lagi memiliki waktu untuk bahagia. Suami yang energinya terkuras hampir menjadi seperti impoten dalam urusan mencintai istri dan anak-anak. Istri pun kadang harus bekerja untuk mencari nafkah. Lingkungan pekerjaan menjadi tempat yang penuh tekanan karena persaingan. Anak-anak menjadi kurang mengalami pengalaman dicintai. Tekanan-tekanan itu menjadi beban mental yang membuat kita tidak lagi bisa mencintai dan bahagia karena tersesak oleh segala emosi negatif. Orang-orang menjadi galak dan penuh emosi, mudah marah dan over sensitif terhadap segala hal. Saya menyebut fenomena ini sebagai batin yang membengkak.

Mengapa batin bisa membengkak? Apa yang membuatnya bengkak? Bagaimana mengempiskan bengkak itu? Saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan paparan di bawah ini.

Banyak dari kita melakukan check up ke rumah sakit untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh kita. Normalnya sebagian besar dari kita melakukan check up setahun sekali. Tapi dengan bertambahnya umur kita, kadang kita akan meningkatkan frekuensi check up kita. Ya, kita semua tahu dengan semakin bertambahnya umur maka semakin besar dan riskan peluang kita terhadap penyakit. Mengapa demikiaan? Banyak hal kita masukkan ke dalam tubuh kita setiap harinya. Paru-paru kita setiap saatnya menghirup udara, sering sekali menghirup asap rokok, asap knalpot dan lainnya. Paru-paru menjadi mudah kotor. Tubuh kita memasukkan makanan, sebagian makanan yang menyehatkan tapi banyak juga mengkonsumsi ‘junk food’. Tubuh jadi banyak terkontaminasi. Kulit terkena angin dan debu menjadi lebih kusam dan kotor. Tentu semakin tua umur kita maka organ kita menjadi lebih lama digunakan, menjadi tidak baru lagi dan menyerap semakin banyak hal. Efeknya, mungkin dulu ketika kita berusia di bawah tiga puluh tahun kita terasa fit saja melakukan aktivitas kerja dari pagi sampai malam, tapi begitu usia mulai mencapai tiga puluh tahun ke atas maka mulailah berbagai gangguan seperti sakit pinggang, tubuh terasa kurang fit dan ada saja keluhan-keluhan kesehatan lainnya. Ditambah lagi jika pola hidup kita tidak sehat maka penumpukan efek negatifnya menjadi semakin terasa ketika usia kita semakin tua. Karena banyak orang mulai menyadari pentingnya melakukan check up untuk memantau kondisi kesehatan tubuh.

Lalu apa gunanya melakukan check up? Ya, untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh ini. Jika ternyata kondisi tubuh kita baik-baik saja maka tenanglah kita! Dan kita akan meneruskan atau bahkan meningkatkan pola hidup sehat kita. Tapi bagaimana jika hasil dari check up kita kurang baik, misalnya ditemukan kanker atau ada penyakit yang mengendon di tubuh kita? Bagus juga, karena kita menjadi tahu tentang penyakit tersebut sehingga bisa melakukan sesuatu untuk mengatasinya.

Kita biasa melakukan chek up terhadap tubuh ini. Tapi diri kita bukan hanya terdiri atas tubuh fisik ini! Sebagai manusia, kita memiliki dua aspek dalam kehidupan yaitu tubuh dan pikiran. Kita bukan sekedar makhluk materi tapi kita memiliki aspek batin atau pikiran atau sering juga disebut hati..

Tapi pernahkah Anda melakukan check up terhadap pikiran atau batin atau hati Anda? Jika Anda perhatikan ternyata sedikit sekali tool yang bisa kita temukan untuk memelihara dan membersihkan aspek pikiran kita. Coba saja Anda pergi ke supermarket atau mall lalu Anda cari alat untuk membersihkan pikiran atau batin atau hati. Apakah Anda menemukannya? Rasanya hampir sulit sekali. Tapi Anda akan banyak menemukan produk untuk membersihkan da merawat tubuh, seperti pembersih badan atau sabun dengan berbagai variasinya, shampoo, sikat gigi dan odol, atau bahkan lotion wajah atau kulit, minyak rambut, dan masih banyak lagi produk-produk lainnya yang semakin hari semakin bervariasi dan canggih. Padahal pikiran adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan manusia! Malah pikiran atau batin atau hati menjadi pelopor dan dasar dari kehidupan.

Coba Anda imajinasikan jika Anda keluar rumah seharian penuh dan pulangnya Anda tidak mandi atau membersihkan wajah, apa yang akan terjadi dengan tubuh Anda? Tentunya tubuh Anda tidak sebersih dan seharum tadi pagi, saya menggunakan kalimat yang lebih sopan untuk mengatakan mungkin tubuh Anda akan tercium bau. Lalu bagaimana jika Anda tidak menggosok gigi selama dua hari? Pastinya, orang-orang yng Anda ajak bicara akan menjauh kurang lebih dua meter dari Anda! Bahkan wajah saja akan menjadi berjerawat atau tumbuh bisul jika Anda tidak rajin membersihkannya.

Lalu bagaimana dengan batin atau pikiran Anda? Apakah Anda merawat atau membersihkannya seperti Anda merawat tubuh Anda? Apakah Anda juga melakukan pembersihan pikiran sehari dua kali seperti Anda mandi? Atau malah selama hidup Anda yang sudah puluhan tahun ini, Anda tidak pernah mencheck-upnya atau membersihkannya? Jika jawabannya adalah tidak pernah, maka jangan heran jika Anda mulai mengalami gejala tekanan mental atau depresi dalam hidup Anda. Anda mulai merasa bosan akan hidup Anda, terasa lesu dan tidak bersemangat dalam bekerja, tidak bahagia, merasa sedih dan ingin menangis, mudah emosi. Semua itu adalah sebagian kecil dari gejala pikiran bawah sadar yang mulai kepenuhan.

Banyak hal telah terjadi sepanjang hidup kita. Kita tidak bisa memilih pengalaman-pegalaman apa yang akan terjadi dalam hidup kita. Sebagian merupakan pengalaman bahagia yang membuat kita mensyukuri hidup namun sebagian lagi metupakan pengalaman-pengalaman buruk seperti paparan saya di atas yaitu load pekerjaan yang membuat stress, pasangan hidup yang mudah emosi, anak-anak yang kecewa terhadap orang tua, dll.

Semua pengalaman-pengalaman hidup tersebut tersimpan di alam bawah sadar kita berikut semua emosi yang terkandung didalamnya. Emosi-emosi negatif dalam setiap pengalaman hidup kita akan menjadi duri di yang menancap di hati kita. Bayangkan, jika sebuah duri menancap di salah satu bagian tubuh kita, misalnya di tangan kita, maka bagian tubuh itu akan menjadi bengkak dan bernanah. Dan tentunya jika tangan yang bengkak itu menjadi sangat sakit apalagi bila tersentuh. Maka kita perlu mengeluarkan duri itu lalu membersihkan nanahnya jika kita ingin menjadi lebih baik. Hal yang sama pun terjadi degan alam bawah sadar. Emosi-emosi negatif membuat batin atau hati kita menjadi bengkak dan terasa sakit. Jika hal itu terjadi maka kita akan menjadi orang yang sangat sensitive, menjadi mudah marah atau sedih yang berlebihan.

Pernahkah Ada mengalami menabrak sedikit bumper kendaraan orang lain yang bahkan hampir tidak ada bekas tapi kemarahan orang tersebut meledak-ledak terhadap Anda seperti Anda telah melakukan dosa yang sangat besar? Atau malah Anda yang menjadi orang yang meledak-ledak tersebut? Itulah fenomena yang tadi saya sebut alam bawah sadar kepenuhan oleh emosi negatif. Dan hal itu banyak sekali terjadi dalam masyarakat kita. Orang-orang cenderung mudah terhasut emosinya, pelajar menjadi beringas dalam tawuran, orang tua mudah sekali marah atas kesalahan kecil anaknya, suami istri mudah bertengkar hebat hanya karena masalah sepele dan masih banyak lagi kasus-kasus lainnya. Maka emosi-emosi negatif itu perlu dilepaskan supaya kebahagiaan dan ketenangan bisa mulai tumbuh lagi dalam kehidupan kita.

Lalu Anda mungkin akan bertanya tentang bagaimana untuk melepaskan emosi negative dari alam bawah sadar? Ternyata kebahagiaan baru bisa tumbuh hanya jika semua tekanan dan emosi negatif dilepaskan. Kebahagiaan bisa tumbuh dalam batin yang tenang. Dan batin menjadi tenang jika kita bersyukur dan memaafkan.Regresi dalam hipnosis adalah sebuah metode untuk memasuki alam bawah sadar kita supaya kita bisa melakukan check up atas emosi-emosi apa saja yang kita simpan lalu mencabut duri-duri tersebut.

Alam bawah sadar berada di frekuensi gelombang otak yang lebih rendah dan merupakan gudang penyimpanan semua memori dan emosi yang terkandung di dalam memori-memori tersebut. Untuk menyederhanakannya, saya suka mengumpamakan alam bawah sadar seperti gudang bawah tanah sebuah rumah. Berbagai barang kita simpan dan tumpuk di gudang tersebut sampai-sampai kita tidak tahu apa saja isinya. Sampai suatu hari kita merasakan gudang bawah tanah tersebut mulai bau dan kotor karena kepenuhan. Kita pun menjadi ingin membersihkannya. Untuk membersihkannya kita perlu membuka pintu gudang tersebut, menuruni tangganya baru sampai di gudang bawah tanah sehingga bisa memulai pembersihan. Sama, pikiran kita pun memiliki gudang yaitu alam bawah sadar yang jika kepenuhan membutuhkan untuk dibersihkan. Untuk membersihkannya, Anda pun perlu menurunkan frekuensi gelombang otak supaya sampai di gudang bawah sadar baru mulai membersihkannya.
Jadi hypnosis adalah metode untuk menurunkan gelombang otak. Dan setiap proses hypnosis dalah self-hypnosis. Maksudnya Anda harus mau dan berperan aktif dalam mengikuti bimbingan hypnosis. Sama seperti Anda harus mau membuka pintu gudang lalu menuruni tangga gudang bawah tanah Anda. Lalu setelah sampai di frekuensi alam bawah sadar maka teknik regresi digunakan untuk melakukan check up dan mulai proses pembersihan. Anda akan dibimbing memasuki berbagai memori untuk memeriksa apakah masih ada emosi negative yang terperangkap didalamnya karena setiap emosi negative akan menjadi tenaga emosi negative dan menjadi program dalam keseharian hidup Anda. Dan seorang hipnoterapis yang handal dalam melakukan regresi akan membatu Anda untuk melepaskan semua emosi negative itu dari alam bawah sadar Anda sehingga Anda bisa menata kembali hidup Anda menuju ke kebahagaiaan.

Jadi jika Anda bertanya bagaimana Anda bisa mengatasi semua beban berat yang ada di pikiran atau batin atau hati Anda supaya kebahagiaan bisa tumbuh? Maka menemui seorang hipnoterapis yang handal adalah salah satu saran seperti saran dari seorang sahabat. Jika Anda bertanya apakah penting untuk mendatangi hipnoterapis untuk melakukan check up alam bawah sadar Anda? Maka jawabannya adalah sama seperti Anda merasa penting untuk melakukan check up tubuh Anda.

By the way, untuk bisa menterapi ratusan juta penduduk Indonesia, kita membutuhkan banyak hipnoterapis, Anda tertarik? Jika tertarik, silahkan baca info pendidikan hipnoterapis, a profession for helping others.

“Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training

Event

Dalam “Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training, saya, Nathalia Sunaidi, akan menjarkan kepada Anda bagaimana Anda pun bisa melakukan hipnoterapi dengan efektif dan hasil yang konsisten kepada para klien Anda.

Apa beda “Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training dengan training lainnya? Dalam menjalankan terapi, saya menggunakan sebuah metode hipnoterapi yang sudah saya sistemasi dan saya sebut “Nathalia Sunaidi’s Wisdom Therapy”. “Nathalia Sunaidi’s Wisdom Therapy” saya kembangkan dari hasil pengalaman ribuan jam terapi. Sistem inilah yang akan Anda pelajari dan sistem ini dibuat untuk melengkapi Anda dan klien untuk hasil keberhasilan terapi yang konsisten. Saya mengembangkan “Nathalia Sunaidi’s Wisdom Therapy” dengan latar belakang sebagai berikut: Saya menemukan para hipnoterapis pemula, seperti pun yang saya alami di awal praktek saya, mendapatkan banyak sekali teknik-teknik hypnosis dan sedikit metode terapetik sehingga banyak dari mereka mengalami kebingungan teknik apa yang harus dipakai dalam menangani kasus-kasus yang dihadapi. “Nathalia Sunaidi’s Wisdom Therapy” merupakan metode sistematis dengan urutan langkah-langkah terapetik yang telah terstruktur sehingga Anda bisa menggunakannya dengan konsisten untuk setiap kasus. Ya, saya menemukan “Nathalia Sunaidi’s Wisdom Therapy” bisa diaplikasikan ke hampir semua kasus klien.

“Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training ditujukan untuk:

  • Anda para hipnoterapis yang ingin peningkatan dalam karir.
  • Anda yang ingin berkarier (part time atau full time) dalam praktek hipnoterapi profesional milik Anda sendiri.
  • Anda yang mendambakan profesi untuk menolong orang lain.
  • Anda yang tertarik pada hipnosis dan self-hypnosis untuk pengembangan diri dan program-program yang bisa diaplikasikan ke klien-klien pribadi atau corporate.

“Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training merupakan 100 jam training termasuk praktek dan reading time dengan kurikulum sebagai berikut:

Fundamental – Intermediate

  • Introduction to Hypnosis
  • Model of Mind
      Setiap peristiwa dan pengalaman hidup kita terekam di alam bawah sadar dan menjadi program-program hidup kita. Model of Mind menjelaskan bagaimana alam bawah sadar merekamnya dan membuatnya menjadi script yang mengendalikan kehidupan kita baik itu secara positif atau negatif.
  • Role of the conscious mind
  • Role of subconscious mind
  • Building rapport
  • NLP Model of Communication
      Benarkah yang kita simpan di alam bawah sadar bukanlah realita sesungguhnya? Bagaimana setiap orang bisa memiliki pendapat yang berbeda-beda untuk satu hal yang sama? NLP Model of Communication akan menerangkan Anda filter-filter yang ada di dalam pikiran kita dan apa yang sebenarnya kita simpan di alam bawah sadar kita.
  • Three Roots of Problems
      Anda akan mengetahui tiga akar yang menjadi sumber dari setiap permasalahan dalam kehidupan kita dan bagaimana mengatasinya.
  • Stages of development
      Pertumbuhan kita terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu bayi, dll. Jika tahap-tahap pertumbuhan tersebut tidak sempurna maka akan mengakibatkan ketidaksempurnaan dalam kepribadian kita. Stages of Development menjelaskan tahap-tahap pertumbuhan dan berbagai efek kepribadian yang ditimbulkannya jika tahap-tahap tersebut tidak sempurna kita lalui.
  • Suggestibility Testing
  • Language of feelings
      Semua rasa negative yang muncul dalam diri kita adalah baik. Alam bawah sadar memunculkan rasa negative sebagai wujud komunikasi kepada kita bahwa ada hal-hal yang belum kita selesaikan atau lakukan. Language of feelings mengajarkan Anda bahasa perasaan-perasaan dan apa yang sedang mereka sampaikan.
  • Classic induction techniques
  • Waking hypnosis method
  • Group hypnosis
  • Hypnotic seal
  • Dealing with resistance
  • Measuring trance depth
  • Trance deepening techniques
  • Overt Tests for Deepening
      Melakukan tes kepada klien Anda sangatlah penting. Tes dilakukan untuk mengetahui apakah mereka sudah mencapai kedalaman hypnosis yang cukup untuk dilakukan terapi. Dan setiap kali mereka lulus melalui tes itu, mereka akan memasuki kondisi hypnosis lebih dalam. Permasalahannya, jika tes tersebut gagal dilalui oleh klien, itu akan mengurangi kepercayaan klien kepada Anda dan mengeluarkan mereka dari kondisi hypnosis.Bukankah akan menambah percaya diri jika Anda mengetahui metode-metode tes yang pasti akan dilalui oleh klien sehingga membuat mereka semakin yakin pada Anda dan tentu saja membuat mereka memasuki kondisi hypnosis lebih dalam/deepening?
  • Covert Tests for Sonambulism
      Tentu akan sangat melegakan jika Anda mengetahui cara melakukan tes terselubung untuk mengetahui apakah klien Anda sudah memasuki somnambulism atau belum. Dan kalau pun klien Anda gagal melewati tes tersebut mereka tidak menyadarinya dan tetap memasuki kondisi hypnosis lebih dalam.
  • How to use compounding of suggestion
      Compounding of suggestion berisi metode-metode bagaimana Anda bisa menambah kekuatan sugesti Anda saat sesi hypnosis bahkan pada saat selesai hypnosis.
  • Left & Right Brain Suggestibility
      Tipe klien otak kiri akan berbeda memasuki kondisi hypnosis dengan otak kanan. Mereka akan merespon kata-kata induksi dengan cara yang berbeda. Bhkan sensasi hypnosis yang mereka rasakan pun berbeda. Dalam Left & Right Brain Suggesibility Anda akan dijelaskan sensasi-sensasi hypnosis yang dirasakan oleh otak kiri dan otak kanan. Anda akan mengetahui kata-kata induksi apa yang tepat bagi otak kiri dan otak kanan.
  • Achieving hypnotic coma state
  • Self-Hypnosis
  • How to conduct first session
  • Much more…

Advance

  • Nathalia Sunaidi’s ‘Wisdom Therapy’
      Metode terapi sistematis dengan urutan langkah-langkah therapeutic yang telah terstruktur yang dibuat oleh Nathalia Sunaidi berdasarkan ribuan jam pengalaman terapi sehingga Anda bisa menggunakannya dengan konsisten untuk setiap kasus.
  • Advance instant & rapid inductions
      Anda akan diajarkan bagaimana membuat sonambulism hanya dalam waktu kurang dari empat menit.
  • Modern hypnotic inductions
      Modern induction mengantarkan klien ke sonambulism dengan sangat cepat (maks. empat menit) sehingga dengan menggunakan induksi ini, kini Anda bisa melakukan therapeutic therapy dengan efektif.
  • Abreactional control & therapies
      Apa yang harus dilakukan jika klien abreaksi (menangis dengan keras, teriak, dsb)? Apa yang tidak boleh dilakukan oleh Anda saat klien abreaksi? Semua itu akan dikupas dalam Abreactional control & therapies.
  • Chair therapy for secondary gain
  • Prenatal regression
  • Birth regression
  • Childhood regression
  • Child abuse therapy
  • Phobia removal
  • Entity releasement
  • Past life regression therapy
  • Future life therapy
  • Relationship therapy
  • Left & right brain sexual therapy
  • Superconscious mind tap
  • Nathalia Sunaidi’s five secrets to have ever full booked sessions
      Sepanjang praktek terapinya, jadwal Nathalia Sunaidi selalu full booked dengan daftar klien waiting list yang cukup panjang. Apa resep rahasianya? Nathalia Sunaidi akan membukanya kepada Anda secara lengkap.
  • How to conduct sessions 2, 3, …
  • Setting up your practice
  • Working with other proffessionals
  • And much more…

Jadwal “Becoming Hypnotherapist” Fundamental – Intermediate to Advance Hypnotherapy Training tahun 2009:

Sabtu – Minggu di bulan Maret pukul 08.00 – 18.00 WIB. Lokasi Hotel menyusul, Jakarta.

  • Pertemuan 1: 1 Maret 2009
  • Pertemuan 2: 7 -8 Maret 2009
  • Pertemuan 3: 14 – 15 Maret 2009
  • Pertemuan 4: 21 – 22 Maret 2009
  • Pertemuan 5: 28 – 29 Maret 2009

Jumlah peserta terbatas!

  • Fee Normal Rp 25.000.000,-
  • Early Bird Rp 20.000.000,- sebelum tanggal 8 Februari 2009

Transfer ke:

  • BCA no. rek 527 0102 010 a/n Nathalia Sunaidi
  • Setelah transfer SMS nama lengkap, transfer atas nama rekening siapa, alamat, pekerjaan.

Pendaftaran hubungi:

  • Gunawan 021-70929038
  • Nathalia Sunaidi 081380349282 (setelah jam 20:00)

Hipnoterapi

Artikel

Hipnoterapi – Apa Artinya?

Oleh Nathalia Sunaidi

 

Untuk mengatasi  masalah fisik, mental dan emosi, Hipnoterapi merupakan metode yang sangat efektif dan dahsyat.

Apakah Hipnoterapi itu?        

Hipnoterapi adalah suatu rangakain proses yang digunakan seorang hipnoterapis untuk menyelesaikan masalah klien dengan ilmu hipnosis.

Beberapa masalah yang dapat di tangani dengan hipnoterapi seperti takut ketinggian, kebiasaan merokok, berat badan berlebihan, rasa sakit fisik yang berlebihan, ketegangan fisik dan masih banyak lagi yang dapat dibantu dengan Hipnoterapi.

Seseorang yang mempelajari Hipnoterapi disebut Hipnoterapis.Dengan Hipnosis, seorang Hipnoterapis membantu klien untuk menyelesaikan masalahnya.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah klien,seorang Hipnoterapis mungkin hanya dibutuhkan satu sesi atau beberapa sesi, tergantu permasalahan yang di hadapai klien.

Setelah melakukan sesi hipnoterapi, masalah yang dihadapi klien akan teratasi, meberikan lebih banyak kontrol terhadap pikiran dan perasaanya sehingan terjadi perubahan perilaku.

Seorang Hipnoterapis akan mengantarkan klien masuk ke dalanm kondisi relaks atau trans dengan Hipnosis.

Dalam kondisi relaks atau trans, pikiran seseorang akan lebih mudah menerima sugesti sehingga mengubah cara seseorang berpikir, berperilaku dan merasa.Trans bukanlah tidur tetapi relaks dan menyenangkan. Rasanya sama seperti ketika seseorang sebelum

Hipnosis untuk pertunjukan atau Stage Hypnosis, sangatlah berbeda dengan Hipnoterapi.

Dengan membuat penonton berperilaku aneh, seorang Hipnotis panggung menggunakan kekuatan Hipnosis untuk melakukan pertunjukan dengan tujuan menghibur.

Seorang Hipnoterapis professional tidak akan membuat klienya berperilaku aneh seperti yang dilakukan seorang Hipnotis panggung, Hipnoterapis membimbing klien untuk hal-hal yang memberikan manfaat, nyaman dan tepat, karena salah satu pilar utama dalam terapi adalah adanya kepercayaan antara klien dengan Hipnoterapis.

Kapan anda perlu hipnoterapi?

 

Ketika anda memiliki masalah pribadi yang ingin anda atasi, Hipnoterapi bisa membantu anda.

Masalah-masalah yang dapat  atasi dengan Hipnoterapi:

Masalah fisik

Ketegangan otot dan rasa nyeri yang berlebihan dapat dibantu dengan Hipnoterapi

Dengan Hipnoterapi, dapat membuat tubuh menjadi relaks dan mengurangi intensitas nyeri yang berlebihan secara drastic.

Masalah Emosi

Serangan panik, ketegangan dalam menghadapi ujian, kemarahan, rasa bersalah, kurang percaya diri dan lain-lain  adalah masalah-masalah emosi yang berhubungan dengan rasa takut dan kegelisahan. Semua masalah di atas bisa diatasi dengan Hipnoterapi.

 

Masalah Perilaku

Masalah perilaku seperti merokok, makan berlebihan dan minum minuman keras yang berlebihan dan berbagai macam perilaku ketagihan, dapat diatasi dengan Hipnoterapi. Hipnoterapi juga bisa membantu insomnia dan gangguan tidur.

Banyak jenis perawatan medis bisa ditunjang oleh Hipnoterapi. Dan sebaiknya Anda mendapatkan nasehat atau terapi dari seorang Hipnoterapis yang professional.

Hipnosis bisa dilakukan kepada siapa pun yang memiliki fungsi otak yang normal, kepandaian dan tidak memiliki gangguan jiwa yang serius.

Pilihlah seorang Hipnoterapis yang bisa membuat Anda merasa nyaman dan aman karena itu modal utama sesi Hipnoterapi yang sukses.

 

Mengapa anda ingin menggunakan Hipnoterapi?

 

Pertama, Hipnoterapi bisa digunakan untuk mengatasi masalah yang terapi konvensional lainnya tidak bisa lakukan. Karena itu Hipnoterapi sangatlah cepat dan efektif mengatasi berbagai masalah seperti berhenti merokok atau takut naik pesawat terbang.

 

Kedua, tidak semua terapi cocok untuk semua masalah. Jika sebuah masalah gagal diselesaikan dengan terapi atau pengobatan lainnya, seseorang bisa mempertimbangkan melakukan sesi Hipnoterapi.

 

Ketiga, tidak ada efek samping apa pun dari Hipnoterapi. Hipnoterapi sangatlah aman sepanjang dilakukan oleh seorang Hipnoterapis yang professional, handal, berpengalaman dan memiliki etika.

Bagaimana Hipnoterapi itu bisa membantu anda?

 

Hipnoterapi adalah terapi yang menggunakan Hipnosis, di mana seorang Hipnoterapis membimbing klien untuk mencapai kondisi trans.

Dalam kondisi trans, seseorang bisa memasuki alam bawah sadarnya – yaitu tempat penyimpanan program hidup seperti emosi dan perilaku. Contohnya, jika Anda sedang mengemudikan mobil, Anda tidak perlu memikirkan bagaimana cara melakukannya. Namun Anda melakukannya secara otomatis dan auto-pilot. Itu berarti Anda menggunakan alam bawah sadar Anda.

Saat klien memasuki kondisi trans, alam bawah sadarnya terbuka untuk pemrogaman ulang. Pemrogaman ulang tersebut bisa mengubah hidup klien menjadi lebih sukses dan menyelesaikan berbagai masalah yang sedang dihadapinya secara mudah dan cepat.

Sebaiknya dengan siapa saya melakukan Hipnoterapi?

Seorang Hipnoterapis professional bisanya tergabung dalam sebuah asosiasi Hipnoterapi. Pastikan Hipnoterapis anda tergabung di Asosiasi Hipnoterapi terpercaya. Dan salah satu Asosiasi Hipnoterapi di Dunia adalah NGH (National Guild of Hypnotists).

Setelah anda menemukan Hipnoterapis tersebut, hubungi dan buatlah jadwal terapi denganya. Ingat, salah satu kuci sesi Hipnoterapi yang berhasil adalah kenyamanan dan rasa percaya anda kepadanya. Jadi pastikan anda merasa nyaman dan percaya kepada Hipnoterapis yang anda temui.

Page 5 of 512345
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes
Google Analytics integration offered by Wordpress Google Analytics Plugin